Turnamen Padel Hari Bhayangkara ke-80 di Palu Berakhir, Dirreskrimsus Polda Sulteng Serahkan Piala Juara
Turnamen Padel Hari Bhayangkara ke-80 di Palu resmi berakhir. Polda Sulteng berharap ajang ini mempererat sinergi Polri dan masyarakat sekaligus melahirkan atlet padel berprestasi.
PALU – Turnamen Padel dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Sulawesi Tengah resmi berakhir di Vamoz Padel, Kota Palu, Minggu (12/7/2026). Penutupan kompetisi ditandai dengan penyerahan trofi kepada para juara oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulawesi Tengah yang mewakili Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Nasri.
Selama penyelenggaraan turnamen, para peserta dari sejumlah kategori menampilkan pertandingan yang kompetitif dengan tetap mengedepankan sportivitas. Selain menjadi ajang adu kemampuan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui olahraga.
Pada prosesi penutupan, Dirreskrimsus menyerahkan piala kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas capaian yang diraih sepanjang turnamen.
Hasil pertandingan menempatkan Elias dan Rahmat sebagai juara kategori Bronze Man. Pada kategori Bronze Women, gelar juara diraih Lisa dan Andin. Sementara William dan Roben berhasil menjadi juara Low Bronze Man, sedangkan Nurul dan Mihrum keluar sebagai juara Low Bronze Women.
Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Djoko Wienartono, melalui Ps. Kasubbid Penmas Kompol Reky Moniung, mengatakan turnamen tersebut menjadi salah satu upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui aktivitas yang positif.
Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga mampu memperkuat silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta mendorong pola hidup sehat.
"Melalui kegiatan olahraga seperti ini, Polri ingin semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Semangat sportivitas, kebersamaan, dan kekeluargaan yang terbangun selama turnamen menjadi nilai positif yang sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, yakni menghadirkan Polri yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Kompol Reky Moniung.
Ia menambahkan, tingginya partisipasi peserta menunjukkan olahraga dapat menjadi ruang kolaborasi yang efektif dalam memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
Polda Sulawesi Tengah berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, turnamen tersebut juga diharapkan menjadi wadah pembinaan yang mampu melahirkan atlet-atlet padel berprestasi dari Sulawesi Tengah.
Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat kolaborasi, dan mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, serta kondusif di Sulawesi Tengah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

