Advertisement
Olahraga

ORADO Jatim Gencar Bina Atlet Domino Putri untuk Kejuaraan Nasional

ORADO Jawa Timur gencar melakukan pembinaan atlet domino putri untuk mencetak generasi berprestasi. Pengcab ORADO Sidoarjo jadi salah satu pelopornya.

TIMES Indonesia,
ORADO Jatim Gencar Bina Atlet Domino Putri untuk Kejuaraan Nasional
Sekretaris ORADO Jatim Esti Nalurani saat koordinasi terkait Cabor Domino dengan Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil di Kantor KONI Jatim. (Foto: Dok. ORADO Jatim)
A-AA+

SURABAYA Olahraga domino kini tidak lagi identik dengan kaum pria. Setelah resmi menjadi cabang olahraga di bawah naungan Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO), domino terus berkembang sebagai olahraga prestasi yang terbuka bagi semua kalangan, termasuk remaja putri.

Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO Jawa Timur pun mulai memperkuat pembinaan atlet perempuan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mencetak generasi atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Advertisement

Sekretaris Pengprov ORADO Jawa Timur, Esti Nalurani menyatakan, domino merupakan olahraga yang mengandalkan kecerdasan, konsentrasi, strategi, dan kemampuan mengambil keputusan. Karena itu, peluang untuk berprestasi terbuka sama besar bagi laki-laki maupun perempuan.

"Domino adalah olahraga yang melatih kemampuan berpikir, ketelitian, dan mental bertanding. Kami ingin semakin banyak remaja putri berani bergabung sebagai atlet ORADO. Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi," kata Esti kepada TIMES Indonesia, Selasa (14/7/2026).

Perempuan yang akrab disapa Cici itu mengapresiasi langkah sejumlah Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO di Jawa Timur yang mulai serius membina atlet putri. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Pengcab ORADO Kabupaten Sidoarjo yang kini telah memiliki 12 atlet putri muda.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa olahraga domino mulai diterima oleh generasi muda. Hal ini sekaligus menjadi modal penting dalam membangun regenerasi atlet domino berprestasi di Jawa Timur.

"Sidoarjo telah menunjukkan langkah yang patut diapresiasi. Kami berharap semakin banyak pengurus cabang di kabupaten dan kota lain mengikuti jejak tersebut dengan membuka ruang pembinaan bagi remaja putri. Semakin banyak atlet yang dibina, semakin besar peluang Jawa Timur melahirkan atlet-atlet berprestasi untuk berkiprah di tingkat nasional," harapnya.

Advertisement

Cici menilai, pembinaan sejak usia muda menjadi kunci keberhasilan olahraga domino di masa depan. Kehadiran atlet putri diyakini akan memperkuat daya saing Jawa Timur dalam berbagai kejuaraan, sekaligus memperluas partisipasi masyarakat terhadap olahraga yang mengedepankan strategi dan sportivitas tersebut.

Ia juga mengajak para orang tua untuk tidak ragu mendukung putra-putri mereka menekuni olahraga domino.

"Selain berpeluang meraih prestasi, olahraga domino mampu membentuk karakter disiplin, melatih konsentrasi, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta menanamkan nilai kejujuran dan sportivitas," ungkapnya.

Lebih jauh, Cici menegaskan bahwa ORADO Jawa Timur menargetkan pembinaan atlet tidak hanya berorientasi pada prestasi daerah, melainkan juga melahirkan atlet nasional yang mampu membawa nama Indonesia ke level dunia.

"Kami ingin olahraga domino menjadi kebanggaan bangsa. Target kami adalah mencetak atlet-atlet muda, termasuk atlet putri, yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur dan Indonesia di berbagai kejuaraan. Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui pembinaan yang berkelanjutan. Karena itu, kami mengajak seluruh generasi muda untuk bergabung," tegasnya.

Melalui perluasan pembinaan atlet putri di berbagai daerah, ORADO Jawa Timur optimistis domino akan berkembang menjadi olahraga prestasi yang inklusif.

"Tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap mengibarkan Merah Putih di panggung olahraga internasional," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rudi Mulya
PenulisRudi MulyaSarjana Ilmu Sosial (S.Sos) Universitas Dr. Soetomo, Surabaya. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Fotografer dan Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, Pemerintahan, Pendidikan, Seni, Budaya dan Isu Nasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia