Advertisement
Olahraga

Ini Besaran Hadiah Uang untuk Juara Piala Dunia 2026

FIFA menyiapkan hadiah uang triliunan rupiah untuk pemenang Piala Dunia 2026. Selain yang juara, semua peserta tetap mendapat dana partisipasi. Simak data lengkapnya:

TIMES Indonesia,
Ini Besaran Hadiah Uang untuk Juara Piala Dunia 2026
Argentina saat menjuarai Piala Dunia 2022 memperoleh hadiah uang US$42 juta. Untuk edisi 2026, besaran hadiah uang akan meningkat 21 persen. (foto: ANTARA)
A-AA+

JAKARTA Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara dunia, tetapi juga menghadirkan hadiah terbesar sepanjang sejarah turnamen. FIFA menyiapkan total hadiah sebesar US$871 juta atau sekitar Rp14,2 triliun, hampir dua kali lipat dibandingkan edisi 2022 di Qatar.

Besarnya hadiah tersebut sejalan dengan perubahan format kompetisi yang kini diikuti 48 negara, terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Seluruh peserta dipastikan menerima dana dari FIFA, sementara nominal hadiah terus meningkat seiring keberhasilan tim melaju ke babak berikutnya.

Advertisement

Sebagai perbandingan, saat menjuarai Piala Dunia 2022, Argentina memperoleh hadiah US$42 juta. Pada edisi 2026, sang juara akan menerima US$51 juta atau sekitar Rp831 miliar, meningkat sekitar 21 persen dibandingkan empat tahun lalu.

FIFA Sediakan Hadiah Berbasis Prestasi Rp11,5 Triliun

Dari total hadiah yang disediakan, sekitar US$703 juta atau setara Rp11,46 triliun dialokasikan berdasarkan prestasi tim selama turnamen.

Juara dunia menjadi penerima hadiah terbesar dengan nilai sekitar Rp831 miliar, sedangkan finalis yang kalah tetap membawa pulang sekitar Rp554 miliar.

Tim peringkat ketiga memperoleh hadiah sekitar Rp489 miliar, sementara peringkat keempat menerima sekitar Rp456 miliar.

Bahkan negara yang hanya mampu mencapai perempat final tetap mendapatkan hadiah sekitar Rp326 miliar, atau dua kali lipat lebih besar dibanding tim yang tersingkir di fase grup.

Advertisement

Rincian Hadiah Berdasarkan Prestasi

PencapaianHadiah (US$)Perkiraan Nilai (Rp)
Fase GrupUS$10 jutaRp163 miliar
Babak 32 BesarUS$12 jutaRp196 miliar
Babak 16 BesarUS$16 jutaRp261 miliar
Perempat FinalUS$20 jutaRp326 miliar
Peringkat KeempatUS$28 jutaRp456 miliar
Peringkat KetigaUS$30 jutaRp489 miliar
Runner-upUS$34 jutaRp554 miliar
JuaraUS$51 jutaRp831 miliar

Semua Peserta Tetap Mendapat Dana Partisipasi

Selain hadiah berdasarkan hasil pertandingan, FIFA juga menyiapkan dana khusus senilai US$168 juta atau sekitar Rp2,74 triliun yang dibagikan kepada seluruh peserta, tanpa memandang prestasi mereka di lapangan.

Setiap negara menerima US$2,5 juta atau sekitar Rp40,8 miliar sebagai dana persiapan. Dana tersebut digunakan untuk membiayai perjalanan, akomodasi, pemusatan latihan, hingga kebutuhan operasional sebelum turnamen dimulai.

Di samping itu, seluruh peserta memperoleh biaya partisipasi sebesar US$10 juta atau sekitar Rp163 miliar hanya karena berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia.

FIFA Ingin Kurangi Beban Logistik Tim Peserta

Sisa dana non-prestasi dialokasikan FIFA sebagai kontribusi tambahan bagi setiap tim. Dana ini digunakan untuk membantu biaya delegasi, distribusi tiket resmi, serta berbagai kebutuhan logistik selama turnamen berlangsung.

FIFA menyebut kebijakan tersebut bertujuan menciptakan kondisi yang lebih setara bagi seluruh negara peserta. Dengan demikian, tim dari negara berkembang tetap memiliki dukungan finansial untuk menutupi biaya operasional yang tidak sedikit selama mengikuti ajang sepak bola terbesar di dunia.

Hadiah Piala Dunia Terus Meningkat

Nilai hadiah Piala Dunia 2026 menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, total hadiah yang dibagikan FIFA mencapai US$440 juta atau sekitar Rp7,17 triliun.

Empat tahun kemudian, jumlah tersebut melonjak menjadi US$871 juta atau sekitar Rp14,2 triliun, menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai turnamen dengan hadiah terbesar dalam sejarah sepak bola internasional. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wahyu Nurdiyanto
PenulisWahyu NurdiyantoWartawan Sertifikasi Madya, lulusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia