Jelang Final Piala Dunia 2026, Nilai Pasar Skuad Spanyol Ungguli Argentina hingga Rp7,9 Triliun
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Spanyol dan Argentina dengan perbedaan nilai pasar skuad yang mencolok. La Roja memiliki valuasi mencapai Rp23,2 triliun atau sekitar Rp7,9 triliun lebih tinggi dibandingkan Argentina yang bernilai Rp15,3 triliun.
JAKARTA – Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina. Duel yang digelar pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB itu bukan hanya menjadi perebutan trofi paling bergengsi di dunia, tetapi juga menghadirkan pertarungan menarik antara dua tim dengan perbedaan nilai pasar yang cukup mencolok.
Berdasarkan data Transfermarkt yang dikutip Planet Football, Timnas Spanyol datang ke laga puncak sebagai salah satu skuad termahal di turnamen. Total valuasi pemain La Roja mencapai 1,22 miliar euro atau sekitar Rp23,2 triliun, menjadikan mereka tim dengan nilai pasar tertinggi ketiga di Piala Dunia 2026.
Sebaliknya, Argentina yang berstatus juara bertahan justru berada jauh di bawah Spanyol dalam daftar tersebut. La Albiceleste memiliki nilai pasar sekitar 807,5 juta euro atau setara Rp15,3 triliun. Artinya, secara keseluruhan skuad Spanyol memiliki valuasi hampir Rp7,9 triliun lebih tinggi dibandingkan lawannya di partai final.
Meski demikian, perjalanan kedua tim menuju laga puncak menunjukkan bahwa harga pemain bukan satu-satunya penentu keberhasilan di lapangan. Argentina mampu kembali menembus final meski tidak masuk lima besar skuad termahal, sementara sejumlah tim dengan valuasi fantastis justru gagal bertahan hingga fase akhir turnamen.
Spanyol Tiga Besar, Prancis Masih Termahal
Dalam daftar nilai pasar peserta Piala Dunia 2026, Prancis masih menjadi negara dengan skuad paling mahal. Les Bleus memiliki total valuasi mencapai 1,52 miliar euro atau sekitar Rp28,9 triliun.
Besarnya nilai tersebut tidak lepas dari banyaknya pemain elite yang dimiliki skuad asuhan Didier Deschamps. Bahkan terdapat lima pemain Prancis yang masing-masing memiliki nilai pasar minimal 100 juta euro, dengan Kylian Mbappe tetap menjadi pemain paling bernilai dalam skuad.
Posisi kedua ditempati Inggris yang memiliki valuasi sekitar 1,36 miliar euro atau setara Rp25,8 triliun. Sementara Spanyol berada di urutan ketiga dengan nilai pasar mencapai 1,22 miliar euro.
Portugal menyusul di posisi keempat dengan valuasi sekitar 1,01 miliar euro, sedangkan Jerman melengkapi lima besar melalui nilai pasar mencapai 947 juta euro.
Namun tingginya valuasi tersebut tidak selalu berbanding lurus dengan prestasi. Prancis gagal mempertahankan peluang juara setelah disingkirkan Spanyol pada semifinal. Jerman juga harus pulang lebih cepat usai kalah mengejutkan dari Paraguay, sedangkan Portugal tersingkir sebelum mencapai empat besar.
Argentina Buktikan Mental Juara
Argentina menjadi contoh paling nyata bahwa kualitas tim tidak semata-mata diukur dari harga pemain. Dengan valuasi yang hanya menempati peringkat ketujuh dunia, La Albiceleste tetap mampu mempertahankan performa konsisten hingga kembali menembus final Piala Dunia.
Brasil yang memiliki nilai pasar lebih tinggi, yakni sekitar 928,2 juta euro, justru gagal melangkah jauh setelah tersingkir pada babak 16 besar. Begitu pula Belanda, Norwegia, dan Belgia yang masuk 10 besar skuad termahal, tetapi tidak mampu mencapai partai final.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa faktor pengalaman, organisasi permainan, kedalaman taktik, hingga mental bertanding tetap menjadi pembeda dalam kompetisi sekelas Piala Dunia.
Nilai Fantastis Tak Selalu Berbuah Prestasi
Data Transfermarkt juga menunjukkan kesenjangan ekonomi yang cukup besar di antara peserta Piala Dunia 2026. Sebanyak 14 negara memiliki total nilai pasar skuad di bawah 100 juta euro, sementara terdapat 18 pemain yang secara individu memiliki valuasi minimal 100 juta euro.
Meski terdapat jurang finansial yang lebar, turnamen tahun ini kembali menghadirkan banyak kejutan.
Turki dan Uruguay yang datang dengan ekspektasi tinggi gagal memenuhi target. Sebaliknya, Tanjung Verde yang hanya memiliki nilai pasar sekitar 49,25 juta euro atau kurang dari Rp1 triliun mampu mencuri perhatian lewat performa impresif hingga menjadi salah satu kejutan terbesar sepanjang turnamen.
Kondisi tersebut mempertegas bahwa sepak bola tidak hanya berbicara mengenai angka di bursa transfer. Strategi, kekompakan tim, efektivitas permainan, serta mental juara tetap menjadi faktor utama yang menentukan hasil pertandingan.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada final Piala Dunia 2026. Spanyol memang datang dengan skuad yang jauh lebih mahal, tetapi Argentina telah berkali-kali membuktikan bahwa pengalaman dan karakter juara mampu menembus batas valuasi pemain.
10 Besar Nilai Pasar Skuad Piala Dunia 2026
- Prancis — €1,52 miliar (Rp28,9 triliun)
- Inggris — €1,36 miliar (Rp25,8 triliun)
- Spanyol — €1,22 miliar (Rp23,2 triliun)
- Portugal — €1,01 miliar (Rp19,2 triliun)
- Jerman — €947 juta (Rp18 triliun)
- Brasil — €928,2 juta (Rp17,6 triliun)
- Argentina — €807,5 juta (Rp15,3 triliun)
- Belanda — €754,2 juta (Rp14,3 triliun)
- Norwegia — €589,9 juta (Rp11,2 triliun)
- Belgia — €547,5 juta (Rp10,4 triliun)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


