Advertisement
Olahraga

Juara Dunia Panjat Tebing Targetkan Emas di Asian Games 2026

Putra Tri Ramadani, atlet panjat tebing asal Kota Kediri, yang menyabet Juara Dunia dalam kejuaraan dunia Climbing Series Praha 2026,

TIMES Indonesia,
Juara Dunia Panjat Tebing Targetkan Emas di Asian Games 2026
Foto Putra Tri Ramadani saat praktekkan panjat tebing (Canda Adisurya/TIMES Indonesia)
A-AA+

KEDIRI Putra Tri Ramadani, atlet panjat tebing asal Kota Kediri, yang menyabet Juara Dunia dalam kejuaraan dunia Climbing Series Praha 2026, mengunjungi tempat latihan panjat tebing di area Gedung Olah Raga Jayabaya, Bandar kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Kamis sore (16/7/2026).

Putra Tri Ramadani yang biasa disapa Srondeng ini datang ke tempat latihan untuk melihat adik-adik yunior atlit Panjat Tebing Kota Kediri, sekaligus juga memberikan tehnik panjat tebing dan motivasi. 

Advertisement

Pada kesempatan itu, Mahasiswa semester 4 Universitas Muhammadiyah Surabaya ini, setelah menyabet Juara Dunia dalam kejuaraan dunia Climbing Series Praha 2026, selanjutnya akan menargetkan medali emas pada ajang Asian Games 2026 di Jepang yang akan digelar akhir September mendatang.

Putra Tri Ramadani, mengungkapkan pada ajang Asian Games 2026 di Jepang nanti akan mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Bekasi.

"Namun Targetnya jangka panjang untuk mengikuti Olimpiade Los Angeles tahun 2028," ungkap Putra Tri Ramadani.

Kehadirannya di tempat latihan panjat tebing ini, Putra menyayangkan kondisi fasilitas latihan panjat tebing di Kota Kediri, yang saat ini dinilai kurang memadai dan rawan dari sisi keamanan.

"Faktor keamanan dan keselamatan juga harus benar-benar diperhatikan karena rawan poin jatuh, " jelasnya.

Advertisement

" Harapan saya, semoga pemerintah atau pihak terkait bisa membantu memperbaiki fasilitas dinding panjat tebing agar atlet daerah bisa lebih semangat dan dan menorehkan prestasi lain selain saya," ujarnya berharap.

Di kesempatan yang sama pendiri Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Kediri, Sri Wibowo, mengaku terharu sekaligus bangga atas pencapaian Putra Tri Ramadani. Ia menceritakan bahwa pembinaan panjat tebing di Kota Kediri dimulai dari keterbatasan sarana," ujarnya.

"Kita memulainya dari nol, nyaris tak memiliki apa-apa. Sarana yang kita miliki awalnya hanya bersumber dari bantuan 15 juta rupiah, yang kemudian kita kembangkan menjadi tembok panjat tebing yang ada saat ini,"

Terkait dukungan pembinaan, Sri Wibowo menambahkan, anggaran dari KONI saat ini lebih banyak difokuskan untuk atlet pemula melalui Pembinaan Sentra Latihan Kota.

Kendati mengakui masih banyak fasilitas yang perlu diperbaiki, ia menegaskan bahwa capaian Putra Tri Ramadani menjadi bukti nyata bahwa tekad yang kuat mampu menembus segala keterbatasan.

Sri Wibowo, yang juga menjabat sebagai Wasekum Koni Kota Kediri, berharap Putra Tri Ramadani, ikut olimpiade, " sedangkan untuk mengikuti Olimpiade harus memiliki tiket Asian Games untuk mewakili Indonesia di Olimpiade Nanti. Puncak dari para atlet adalah mengikuti Olimpiade dan mudah-mudahan Putra akan mendapatkan medali Emas di Olimpiade," ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Canda Adisurya
PenulisCanda AdisuryaSarjana Fisip Jurusan Ilmu Komunikasi Audio visual Universitas Muhammadiyah Malang (2005). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018. Meliput berbagai topik, termasuk politik, kriminal, hukum, sains, seni, budaya dan olahraga.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia