Mbappe Buka Suara Usai Prancis Tumbang dari Inggris, Bela Didier Deschamps
Kylian Mbappe mengakui Prancis tampil buruk pada babak pertama saat kalah 4-6 dari Inggris, namun menegaskan kekalahan itu tidak akan mencoreng warisan Didier Deschamps.
JAKARTA – Kapten Prancis Kylian Mbappe mengakui timnya tampil jauh di bawah performa terbaik pada babak pertama saat kalah 4-6 dari Inggris dalam laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026, Minggu (20/7/2026). Namun, ia menegaskan kekalahan tersebut tidak akan mengurangi warisan yang telah dibangun pelatih Didier Deschamps bersama Les Bleus.
Menurut Mbappe, Prancis menjalani dua babak dengan penampilan yang sangat berbeda.
"Pertandingan ini memiliki dua babak yang benar-benar berbeda. Pada babak pertama, saya bisa memahami jika banyak orang menilai kami mempermalukan diri sendiri dan tidak menghormati seragam tim nasional. Namun bagi saya, kami hanya menunjukkan bahwa kami adalah manusia, dan di level ini kami tidak boleh seperti itu," kata Mbappe usai pertandingan.
Penyerang Real Madrid itu menilai para pemain Prancis sempat kehilangan kendali permainan setelah dihantam empat gol tanpa balas pada babak pertama. Sebaliknya, mereka mampu menunjukkan karakter berbeda setelah turun minum dengan mencetak empat gol balasan, meski akhirnya tetap kalah 4-6.
"Kami benar-benar terpukul pada babak pertama. Inggris membangunkan kami dengan cara yang sangat keras. Di babak kedua, kami kembali menjadi pemain-pemain kelas dunia yang mampu tampil dengan mental kuat," ujarnya.
Mbappe mengaku hasil pertandingan tersebut terasa lebih menyakitkan karena Prancis ingin mempersembahkan kemenangan bagi Didier Deschamps, yang gagal membawa timnya finis di posisi ketiga.
"Pada akhirnya kami tetap kalah, dan itu sangat disayangkan, terutama untuk pelatih. Kami ingin melakukan sesuatu untuknya. Penampilan kami di babak pertama seolah menunjukkan bahwa kami mengecewakannya, padahal sama sekali bukan itu yang kami inginkan," katanya.
Meski gagal menutup turnamen dengan kemenangan, Mbappe menegaskan satu pertandingan tidak akan menghapus pencapaian besar Deschamps selama menangani tim nasional Prancis.
"Pertandingan ini tidak akan mencoreng warisan Didier Deschamps. Apa yang telah ia bangun bersama tim nasional jauh lebih besar daripada hasil satu pertandingan," tegas Mbappe. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


