Setelah Bersama Lebih dari Satu Dekade, Persik Kediri Berpisah dengan Faris Aditama
Faris Aditama menghabiskan 11 musim bersama Persik Kediri, catatan rekor yang menyamai rekor salah satu legenda Persik Kediri Harianto.
KEDIRI – Salah satu legenda hidup Persik Kediri, Faris Aditama berpisah dari klub berjuluk Macan Putih. Super League musim 2025/2026 menjadi musim terakhir kebersamaan Persik Kediri dan Faris Aditama.
Faris Aditama menghabiskan 11 musim bersama Persik Kediri, catatan rekor yang menyamai rekor salah satu legenda Persik Kediri Harianto.
Manajer Tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara memuji Faris Aditama sebagai sosok pemain, yang tidak hanya menjadi panutan tapi juga teladan baik di dalam ataupun luar lapangan.
"Banyak pemain muda yang bergabung di Persik Kediri menjadikan sosok Faris Aditama sebagai seorang mentor dalam segi teknis dan sikap," ujarnya, Minggu, (19/07/2026).
Masa bakti pertama pemain asli Kediri itu pada periode 2010-2015. Saat itu Faris Aditama muda turut membantu perjuangan Persik Kediri di kompetisi ISL musim 2014/2015.
Setelah itu Faris sempat bergabung dengan sejumlah klub di Indonesia. Pada musim 2018/2019, perjalanan karir mengantarkan Faris Aditama pulang ke Persik Kediri yang saat itu baru promosi ke Liga 2.
Kepulangan Faris Aditama, menjadi tambahan tenaga bagi Persik Kediri selama mengarungi kompetisi Liga 2. Di akhir musim, Persik Kediri sukses meraih gelar juara dan berhak kembali ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia Liga 1.
Prestasi membanggakan ini menjadi awal masa bakti kedua Faris Aditama bersama Persik Kediri. Di awal Persik Kediri berjuang kembali di Liga 1, ban kapten setia melingkar di lengan pemain kelahiran 1988 ini.
"Faris Aditama menghadirkan banyak memori untuk Persik Kediri. Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan besar bisa bekerja sama dengan Faris Aditama," ujar Kuncara.
Selama berkostum Persik Kediri, Faris Aditama membukukan total 111 penampilan dalam berbagai ajang kompetisi, mencetak 9 gol dan 6 assist.
Pemain yang identik dengan nomor punggung 13 itu punya catatan menarik.
Mulai musim 2019/2020 sampai musim 2023/2024, Faris tidak pernah absen mencetak gol. Di musim 2024/2025, meski namanya tidak masuk papan skor namun Faris masih mencatatkan 1 assist.
Salah satu gol penting yang dicetak Faris Aditama tercipta saat pekan 33 musim 2023/2024. Saat itu gol Faris membawa Persik unggul atas 4:3 sang tamu PSS Sleman. Sayangnya keunggulan itu terkejar dan kedudukan berubah imbang 4:4.
"11 musim adalah waktu yang sangat panjang. Faris Aditama adalah salah satu simbol loyalitas, komitmen serta semangat dari seorang pemain," tegas Kuncara.
"Nama Faris sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari sejarah emas Persik Kediri. Hanya klub legenda, yang memiliki pemain legenda. Faris akan selalu memiliki tempat khusus di hati para suporter dan klub," pungkasnya.
Faris Aditama menyusul jejak Yusuf Meilana yang sebelumnya telah meninggalkan stadion Brawijaya, Kandang Persik Kediri.
Keduanya sama-sama memperkuat Persik Kediri sejak era Liga 2. Yusuf Meilana sendiri juga merupakan salah satu pemain yang memperkuat Persik Kediri di Liga 3. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


