Lionel Messi Disorot usai Final Piala Dunia 2026, Protes ke Wasit Picu Gelombang Kritik
Lionel Messi menjadi sorotan usai final Piala Dunia 2026 setelah aksinya memprotes wasit dan meminta Marc Cucurella diusir dari lapangan viral di media sosial.
JAKARTA – Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 masih menyisakan berbagai cerita. Bukan hanya hasil pertandingan yang menjadi sorotan, tetapi juga aksi kapten Tim Tango, Lionel Messi, saat melayangkan protes kepada wasit di tengah laga.
Momen tersebut terjadi ketika Messi terlihat meminta wasit mengeluarkan kartu merah kepada bek kiri Spanyol, Marc Cucurella. Rekaman insiden itu kemudian beredar luas di media sosial dan memancing beragam komentar dari penggemar sepak bola di berbagai negara.
Dilansir dari Bola.com, sebagian warganet menilai tindakan Messi berlebihan. Namun, tidak sedikit pula yang membela sang megabintang dengan alasan situasi pertandingan berlangsung penuh tensi sehingga reaksi emosional dianggap sebagai hal yang wajar.
Insiden itu menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan setelah Spanyol memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat.
Berawal dari Duel Sengit
Laga final memang berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Argentina dan Spanyol sama-sama tampil agresif demi menguasai jalannya pertandingan.
Dalam salah satu duel, Marc Cucurella terlibat kontak fisik dengan Messi. Kapten Argentina kemudian langsung mengangkat tangan dan mengajukan protes kepada wasit.
Messi tampak memberi isyarat agar pengadil lapangan memberikan kartu merah kepada pemain Spanyol tersebut.
Namun, wasit tidak mengabulkan permintaan itu. Pertandingan tetap dilanjutkan tanpa hukuman maksimal untuk Cucurella.
Keputusan tersebut membuat permainan kembali berjalan, meski tensi di lapangan tetap tinggi hingga peluit panjang dibunyikan.
Cuplikan Video Viral di Media Sosial
Tidak lama setelah pertandingan berakhir, potongan video insiden itu ramai dibagikan di platform media sosial seperti X, Instagram, dan TikTok.
Video tersebut memperlihatkan ekspresi Messi yang terlihat frustrasi sambil berbicara kepada wasit setelah insiden dengan Cucurella.
Unggahan itu kemudian memunculkan ribuan komentar.
Sebagian pengguna media sosial menilai Messi terlalu emosional dan tidak seharusnya meminta lawan diusir dari lapangan.
Namun, ada pula yang menilai aksi tersebut merupakan respons spontan dalam pertandingan final Piala Dunia yang penuh tekanan.
Banyak pendukung Argentina juga berpendapat bahwa pelanggaran terhadap Messi memang layak mendapat perhatian lebih dari wasit.
Emosi di Final Bukan Hal Baru
Final Piala Dunia dikenal sebagai pertandingan dengan tekanan tertinggi dalam sepak bola internasional.
Situasi itu kerap memunculkan reaksi emosional, baik dari pemain, pelatih, maupun ofisial tim.
Sepanjang sejarah Piala Dunia, tidak sedikit pemain bintang yang terlibat perdebatan dengan wasit saat pertandingan berlangsung.
Karena itu, insiden yang melibatkan Messi dinilai sebagai bagian dari dinamika pertandingan yang berlangsung dalam atmosfer kompetitif.
Meski demikian, tayangan ulang di era media sosial membuat setiap gestur pemain kini lebih mudah menjadi bahan perbincangan publik.
Argentina Gagal Pertahankan Gelar
Terlepas dari kontroversi tersebut, Argentina akhirnya harus mengakui keunggulan Spanyol.
Gol tunggal La Furia Roja memastikan Tim Tango gagal mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih di Qatar 2022.
Kekalahan itu juga menutup perjalanan impresif Argentina sepanjang turnamen.
Lionel Messi dan rekan-rekannya sebelumnya berhasil melewati berbagai lawan kuat hingga kembali mencapai partai final untuk kedua edisi Piala Dunia secara beruntun.
Messi Tetap Jadi Sorotan
Sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang sejarah, setiap tindakan Lionel Messi hampir selalu menjadi perhatian publik.
Bukan hanya gol, assist, atau pencapaiannya di lapangan, ekspresi dan reaksinya selama pertandingan pun kerap menjadi bahan pembahasan.
Insiden dengan Marc Cucurella kembali menunjukkan besarnya sorotan yang mengiringi perjalanan Messi.
Di satu sisi, ia mendapat kritik dari sebagian warganet. Di sisi lain, banyak penggemar yang menilai reaksi tersebut lahir dari semangat kompetitif seorang kapten yang ingin membawa negaranya mempertahankan gelar juara dunia.
Apa pun pandangan publik, momen itu menjadi salah satu episode yang paling banyak dibicarakan dari final Piala Dunia 2026. Di tengah hasil yang mengecewakan bagi Argentina, nama Lionel Messi sekali lagi menjadi pusat perhatian dunia sepak bola.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


