Advertisement
Olahraga

Arema FC Matangkan Persiapan Piala Presiden 2026: Momentum Adaptasi Pemain

Arema FC memanfaatkan Piala Presiden 2026 sebagai ajang mematangkan tim sebelum menghadapi Super League 2026/2027.

TIMES Indonesia,
Arema FC Matangkan Persiapan Piala Presiden 2026: Momentum Adaptasi Pemain
Dendi Santoso dalam sesi latihan persiapan Piala Presiden 2026 di Dreams Football Pitch pada Selasa (21/7/2026). Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia.
A-AA+

MALANG Arema FC memanfaatkan Piala Presiden 2026 sebagai ajang mematangkan tim sebelum menghadapi Super League 2026/2027. Turnamen pramusim yang digelar akhir Juli ini juga menjadi momentum penting bagi para pemain untuk beradaptasi dan membangun chemistry, seiring hadirnya sejumlah wajah baru dalam skuad Singo Edan musim ini.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memanfaatkan turnamen untuk mematangkan tim. Menurut dia, Piala Presiden memiliki peran penting bagi setiap klub untuk menguji strategi, kondisi fisik, dan kekompakan pemain sebelum kompetisi resmi bergulir.

"Turnamen ini penting bagi kami. Kami tahu Arema adalah tim yang paling banyak memenangkan Piala Presiden. Tapi saya berpikir, kami akan menggunakan turnamen ini untuk persiapan menghadapi Super League," ujar Marcos Santos.

Singo Edan yang tercatat sebagai tim tersukses di Piala Presiden dengan empat gelar juara tergabung di Grup A bersama Persib Bandung, DPMM FC asal Brunei Darussalam, dan Tampines Rovers dari Singapura.

Advertisement

Persiapan Arema kali ini juga menjadi sorotan karena hadirnya 10 pemain baru yang direkrut untuk musim 2026/2027, ditambah satu analis tim yang masuk dalam jajaran staf kepelatihan. Kehadiran wajah-wajah baru tersebut membuat Piala Presiden 2026 menjadi ajang adaptasi yang sangat penting, terutama bagi para pemain asing yang baru pertama kali merasakan atmosfer sepak bola Indonesia. Marcos berharap seluruh pemain anyar dapat lebih cepat memahami karakter permainan tim sekaligus beradaptasi dengan kompetisi yang dikenal memiliki intensitas tinggi.

"Kami akan menggunakan turnamen ini sebagai informasi awal bagi para pemain baru. Bukan hanya pemain lokal, tetapi juga pemain asing yang baru bergabung musim ini. Pertandingan-pertandingan ini akan membantu mereka beradaptasi lebih cepat dengan Arema," imbuhnya.

Untuk menghadapi turnamen tersebut, Arema FC membawa 27 pemain. Salah satu pemain muda yang menjadi perhatian adalah Robi Darwis. Mantan pemain Persib Bandung itu menilai Piala Presiden merupakan kesempatan berharga bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun chemistry dengan tim baru.

"Sebagai pemain muda, ini ajang adaptasi dengan tim. Harapannya bisa menjadi batu loncatan untuk saya berkembang menjelang Liga 1 dan memberi kesempatan pemain muda mendapat menit bermain," ungkap Robi.

Sementara itu, pemain senior Dendi Santoso menegaskan seluruh pemain siap menghadapi tantangan di turnamen pramusim, termasuk risiko cedera yang menjadi bagian dari profesi pesepak bola. Menurutnya, pemain tidak boleh bermain dengan rasa takut jika ingin menunjukkan performa terbaik.

"Kalau saya pribadi, cedera itu memang risiko pekerjaan. Kalau terlalu waswas, kita tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik di Piala Presiden," ujar Dendi.

Sesi Press Conference pemain Arema FC, Dendi Santoso dan Robi Darwis serta GM Yusrinal Fitriandi
Sesi Press Conference pemain Arema FC, Dendi Santoso dan Robi Darwis serta GM Yusrinal Fitriandi

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menambahkan bahwa Piala Presiden selalu menghadirkan euforia tersendiri bagi pecinta sepak bola Indonesia. Selain menjadi hiburan menjelang kompetisi resmi, turnamen ini juga menjadi panggung penting bagi pemain-pemain lokal untuk membuktikan kualitas mereka. Terkait kemungkinan kehadiran suporter tandang, manajemen masih menunggu keputusan resmi penyelenggara. Namun, aspek keamanan tetap menjadi perhatian utama setelah berbagai pembenahan yang dilakukan pasca Tragedi Kanjuruhan.

Advertisement

"Apa pun turnamennya pasti memiliki euforia tersendiri. Soal suporter away masih kami koordinasikan. Namun yang menjadi atensi utama kami adalah keamanan dan kenyamanan. Sejak Tragedi Kanjuruhan, kami terus berbenah dan sangat ketat dalam penerapan sistem pengamanan di lapangan," kata Yusrinal.

Arema FC dijadwalkan membuka perjalanan mereka di Piala Presiden 2026 dengan menghadapi Persib Bandung di Stadion Jalak Harupat pada 25 Juli mendatang. Selain menjadi ujian awal bagi skuad baru Singo Edan, laga tersebut juga berpotensi menghadirkan atmosfer besar yang akan menjadi tolok ukur kesiapan Arema FC menghadapi musim kompetisi 2026/2027. (*)



Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Tria Adha
PenulisTria AdhaJurnalis dan fotografer yang telah bergabung di TIMES Indonesia sejak Agustus 2016. Merupakan lulusan Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang. Memiliki minat khusus dalam peliputan berita sosial, budaya, dan olahraga.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia