Advertisement
Olahraga

Lionel Scaloni Beri Sinyal Tinggalkan Timnas Argentina

Kekalahan di final Piala Dunia 2026 memunculkan pernyataan emosional Lionel Scaloni. Pelatih yang membawa Argentina meraih berbagai gelar bergengsi mengisyaratkan akan mengakhiri tugasnya setelah kontraknya habis pada Desember 2026.

TIMES Indonesia,
Lionel Scaloni Beri Sinyal Tinggalkan Timnas Argentina
Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni menunjukkan ekspresi emosional seusai final Piala Dunia 2026. (REUTERS/Hannah Mckay)
A-AA+

JAKARTA Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 tampaknya bukan hanya mengakhiri mimpi mempertahankan gelar juara dunia. Laga di MetLife Stadium, New Jersey, juga berpotensi menjadi awal berakhirnya era Lionel Scaloni sebagai pelatih La Albiceleste.

Scaloni memberikan sinyal kuat bahwa dirinya tidak akan melanjutkan karier bersama tim nasional Argentina setelah kontraknya berakhir pada Desember 2026. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers seusai Argentina kalah 0-1 dari Spanyol melalui gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu.

Advertisement

Pelatih berusia 48 tahun itu mengaku masih membutuhkan waktu untuk merenungkan masa depannya. Ia juga berencana berdiskusi dengan Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) sebelum mengambil keputusan akhir.

"Saya akan tetap bersama Argentina hingga Desember. Setelah itu, kita lihat nanti," ujar Scaloni dalam pernyataannya usai pertandingan.

Kekalahan yang Menguras Emosi

Scaloni tak mampu menyembunyikan kesedihannya setelah gagal membawa Argentina mempertahankan trofi Piala Dunia yang mereka raih pada 2022.

Di ruang konferensi pers, mantan bek Deportivo La Coruna dan Lazio itu beberapa kali terlihat menahan air mata. Bahkan, ia sempat menghentikan sesi wawancara karena tidak sanggup melanjutkan pembicaraan.

Menurutnya, seluruh pemain telah memberikan kemampuan terbaik sepanjang turnamen. Karena itu, kekalahan di final menjadi pukulan yang sangat berat.

Advertisement

Meski kecewa, Scaloni meminta publik Argentina tetap bangga terhadap perjuangan timnya. Ia menilai perjalanan hingga partai final tetap merupakan pencapaian besar yang layak diapresiasi.

Pelatih Tersukses Argentina Modern

Jika benar mundur pada akhir tahun ini, Scaloni akan meninggalkan warisan yang sulit ditandingi.

Sejak dipercaya menangani Argentina pada 2018, ia mengubah wajah tim yang sebelumnya kerap gagal di turnamen besar menjadi salah satu kekuatan paling dominan di dunia.

Di bawah kepemimpinannya, Argentina mengakhiri puasa gelar selama hampir tiga dekade dengan menjuarai Copa America 2021.

Setahun kemudian, Lionel Messi dan kolega sukses mengangkat trofi Finalissima setelah mengalahkan Italia.

Puncaknya terjadi pada Piala Dunia 2022 di Qatar ketika Argentina menaklukkan Prancis melalui drama adu penalti dan meraih gelar juara dunia ketiga sepanjang sejarah.

Scaloni kemudian kembali mempersembahkan trofi Copa America 2024, menjadikan dirinya salah satu pelatih paling sukses yang pernah dimiliki Argentina.

Regenerasi Jadi Tantangan Berikutnya

Kegagalan di final Piala Dunia 2026 juga dipandang sebagai penanda dimulainya fase regenerasi Argentina.

Beberapa pemain senior diperkirakan segera mengurangi peran di tim nasional. Masa depan Lionel Messi pun masih menjadi tanda tanya setelah turnamen ini.

Jika Scaloni benar-benar mundur, AFA akan menghadapi tantangan besar mencari sosok yang mampu mempertahankan standar tinggi yang telah dibangun selama delapan tahun terakhir.

Hingga kini belum ada nama yang secara resmi disebut sebagai kandidat pengganti.

Menunggu Keputusan Akhir

Federasi Sepak Bola Argentina belum memberikan pernyataan resmi mengenai masa depan Scaloni.

Namun, sinyal yang disampaikan sang pelatih langsung memicu spekulasi luas di kalangan pencinta sepak bola dunia.

Banyak pihak berharap Scaloni tetap bertahan mengingat kontribusinya yang luar biasa terhadap kebangkitan Argentina. Di sisi lain, ada pula yang menilai ini merupakan waktu yang tepat bagi sang pelatih untuk mengakhiri siklusnya setelah membawa La Albiceleste mencapai hampir seluruh target tertinggi.

Apa pun keputusan yang diambil beberapa bulan ke depan, nama Lionel Scaloni sudah terukir sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola Argentina. Jika benar mengakhiri masa baktinya pada Desember 2026, ia akan meninggalkan tim nasional dengan warisan berupa identitas permainan yang kuat, mental juara, dan sederet trofi bergengsi yang sulit dilupakan.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizal Dani P
PenulisRizal Dani PSarjana Ekonomi Manajemen Universitas Merdeka Malang (2022). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia