Luka Modric Pilih Bertahan di AC Milan, Misi Raih Gelar Belum Selesai
Luka Modric dipastikan melanjutkan kariernya bersama AC Milan setelah memilih bertahan semusim lagi.
JAKARTA – Luka Modric belum ingin menutup lembar terakhir kariernya. Meski usia hampir menyentuh 41 tahun, gelandang asal Kroasia itu memilih tetap mengenakan seragam AC Milan demi satu tujuan yang belum tercapai, yakni mengangkat trofi bersama Rossoneri.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya setelah kontraknya berakhir pada akhir Juni lalu. Modric akhirnya sepakat melanjutkan kerja sama dengan Milan hingga Juni 2027 atau satu musim ke depan. Pengumuman resmi diperkirakan dilakukan dalam waktu dekat.
Alih-alih memilih pensiun setelah tampil di Piala Dunia 2026 bersama Kroasia, Modric justru merasa masih memiliki tenaga dan motivasi untuk bersaing di level tertinggi. Ambisinya sederhana, tetapi besar: mempersembahkan gelar bagi klub yang sudah lama ia kagumi.
Sebelumnya, Modric memang beberapa kali mengungkapkan kecintaannya kepada AC Milan. Ia juga menegaskan belum puas dengan pencapaiannya selama berseragam Rossoneri dan ingin menutup petualangannya di San Siro dengan sebuah trofi.
Musim lalu, Modric membuktikan bahwa usia bukan penghalang. Pengalaman, visi bermain, dan ketenangannya tetap menjadi aset penting di lini tengah Milan. Meski tidak lagi mengandalkan kecepatan, kualitas umpan serta kemampuannya mengatur tempo pertandingan masih menjadi pembeda.
Kontribusi itulah yang membuat manajemen Milan terus berupaya mempertahankannya. Klub menilai kehadiran peraih Ballon d'Or 2018 tersebut bukan hanya penting di lapangan, tetapi juga di ruang ganti sebagai mentor bagi para pemain muda.
Bagi Milan, mempertahankan Modric juga menjadi bagian dari proyek membangun kembali kekuatan tim. Rossoneri ingin kembali bersaing dalam perebutan gelar Serie A sekaligus tampil kompetitif di berbagai ajang musim 2026/2027.
Di sisi lain, keputusan Modric menunda pensiun memperlihatkan semangat kompetitif yang belum padam. Setelah memenangkan berbagai gelar bergengsi bersama Real Madrid dan meraih Ballon d'Or pada 2018, ia masih merasa memiliki target yang harus diwujudkan bersama klub barunya.
Dalam beberapa pekan terakhir, berbagai laporan dari Italia menyebut pembicaraan antara Modric dan Milan berjalan positif. Kedua pihak akhirnya mencapai titik temu setelah gelandang veteran tersebut menyelesaikan tugasnya bersama tim nasional Kroasia di Piala Dunia 2026.
Keputusan itu pun disambut antusias pendukung Milan. Banyak yang berharap pengalaman Modric kembali menjadi pembeda dalam laga-laga penting musim depan.
Bagi sang maestro, usia hanyalah angka. Selama hasrat untuk menang masih menyala, Luka Modric belum melihat alasan untuk berhenti. Kini, satu ambisi tersisa masih ingin ia wujudkan: membawa AC Milan kembali mengangkat trofi.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


