Advertisement
Olahraga

Kekayaan David Beckham Tembus Rp22 Triliun, Catat Sejarah Baru di Inggris

David Beckham kembali mencatatkan sejarah. Mantan kapten timnas Inggris itu menjadi olahragawan Inggris pertama yang memiliki kekayaan lebih dari 1 miliar pound sterling atau sekitar Rp22 triliun.

TIMES Indonesia,
Kekayaan David Beckham Tembus Rp22 Triliun, Catat Sejarah Baru di Inggris
David Beckham berhasil mengukir rekor baru sebagai atlet Inggris pertama dengan kekayaan menembus 1 miliar pound sterling. (Reuters)
A-AA+

JAKARTA David Beckham kembali menorehkan sejarah, kali ini bukan di lapangan hijau. Mantan kapten Timnas Inggris itu resmi menjadi olahragawan Inggris pertama yang memiliki kekayaan lebih dari 1 miliar pound sterling atau sekitar Rp22 triliun.

Pencapaian tersebut menempatkan Beckham dalam jajaran mantan atlet paling sukses di dunia, bukan hanya karena prestasi sepak bolanya, tetapi juga berkat kepiawaiannya membangun kerajaan bisnis setelah pensiun. Informasi itu terungkap dalam laporan keuangan terbaru yang dikutip sejumlah media Inggris.

Advertisement

Selama lebih dari dua dekade, Beckham dikenal sebagai salah satu ikon sepak bola paling berpengaruh. Kariernya dimulai bersama Manchester United sebelum berlanjut ke Real Madrid, LA Galaxy, AC Milan, dan Paris Saint-Germain. Di level internasional, ia mencatat lebih dari 100 penampilan bersama Timnas Inggris dan sempat dipercaya menjadi kapten.

Namun, sumber kekayaannya saat ini tidak lagi bergantung pada sepak bola.

Setelah gantung sepatu pada 2013, Beckham memperluas portofolio bisnisnya ke berbagai sektor. Ia aktif menjalin kerja sama dengan merek-merek global, berinvestasi di industri olahraga, fesyen, hingga hiburan.

Salah satu aset terbesarnya adalah kepemilikan bersama klub Major League Soccer (MLS), Inter Miami. Klub tersebut berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah mendatangkan Lionel Messi pada 2023. Kehadiran Messi mendongkrak nilai komersial klub, mulai dari penjualan tiket, merchandise, hingga kerja sama sponsor.

Selain Inter Miami, Beckham bersama sang istri, Victoria Beckham, juga mengembangkan perusahaan yang mengelola hak citra, bisnis fesyen, produksi konten, dan berbagai kerja sama komersial internasional.

Advertisement

Nama Beckham memang sudah lama menjadi magnet bagi berbagai merek dunia. Wajahnya menghiasi kampanye perusahaan olahraga, jam tangan mewah, otomotif, hingga produk gaya hidup. Nilai kontrak komersial tersebut terus mengalir bahkan bertahun-tahun setelah ia pensiun sebagai pesepak bola profesional.

Kesuksesan Beckham memperlihatkan perubahan besar dalam dunia olahraga modern. Atlet tidak lagi hanya mengandalkan gaji dan bonus pertandingan, tetapi juga membangun merek pribadi yang mampu menghasilkan pendapatan jangka panjang.

Di sisi lain, Beckham tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ia dikenal sebagai Duta Besar UNICEF dan kerap terlibat dalam kampanye kemanusiaan untuk anak-anak di berbagai negara.

Rekor baru yang diraih Beckham semakin mengukuhkan statusnya sebagai ikon global. Dari seorang gelandang dengan tendangan bebas mematikan, ia menjelma menjadi pebisnis sukses yang mampu mempertahankan pengaruhnya jauh setelah meninggalkan lapangan hijau.

Pencapaian kekayaan lebih dari 1 miliar pound sterling menjadi bukti bahwa perjalanan Beckham tidak berhenti ketika karier sepak bolanya berakhir. Justru setelah pensiun, ia berhasil membangun warisan baru yang menjadikannya salah satu figur olahraga paling berpengaruh di dunia.

Bagi Beckham, sejarah kali ini tidak tercipta lewat gol indah atau trofi juara. Rekor itu lahir dari visi bisnis, konsistensi membangun merek pribadi, dan kemampuan mengubah popularitas menjadi kerajaan bisnis bernilai miliaran pound.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizal Dani P
PenulisRizal Dani PSarjana Ekonomi Manajemen Universitas Merdeka Malang (2022). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia