Advertisement
Olahraga

Cristiano Ronaldo Siapkan Laga Perpisahan, Timnas Portugal Pilih Stadion Bersejarah sebagai Panggung Terakhir

Setelah kegagalan di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo dikabarkan akan mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Portugal dalam laga spesial di Estádio José Alvalade.

TIMES Indonesia,
Cristiano Ronaldo Siapkan Laga Perpisahan, Timnas Portugal Pilih Stadion Bersejarah sebagai Panggung Terakhir
Cristiano Ronaldo dikabarkan akan mengakhiri kariernya bersama Timnas Portugal dalam laga perpisahan di Estádio José Alvalade, stadion yang menjadi saksi awal perjalanan profesional sang megabintang. (AP Photo/Ashley Landis)
A-AA+

JAKARTA Era Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal disebut-sebut segera mencapai garis akhir. Setelah berakhirnya perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026, mega bintang berusia 41 tahun itu dikabarkan telah menentukan waktu untuk mengucapkan salam perpisahan kepada para pendukung Selecao.

Laporan media Portugal menyebutkan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) tengah menyiapkan pertandingan penghormatan bagi Ronaldo. Laga tersebut direncanakan berlangsung di Estádio José Alvalade, Lisbon, stadion yang memiliki nilai emosional karena menjadi tempat awal Ronaldo meniti karier profesional bersama Sporting CP.

Advertisement

Keputusan itu diyakini menjadi cara terbaik untuk menghormati pemain yang selama lebih dari dua dekade menjadi ikon sepak bola Portugal.

Meski belum ada pengumuman resmi dari FPF maupun Ronaldo, berbagai laporan menyebut pertandingan perpisahan itu kemungkinan digelar pada jeda internasional September 2026. Momen tersebut dinilai ideal karena tidak berbenturan dengan jadwal kompetisi klub.

Ronaldo baru saja menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang mengecewakan. Portugal gagal memenuhi ambisi meraih trofi dunia, membuat turnamen tersebut diperkirakan menjadi penampilan terakhir sang kapten di ajang paling bergengsi sepak bola internasional.

Selama membela Portugal, Ronaldo telah mencatatkan rekor yang sulit ditandingi. Ia menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Portugal. Kontribusinya juga mengantar negaranya meraih gelar Euro 2016 dan UEFA Nations League 2019, dua trofi terbesar dalam sejarah sepak bola Portugal.

Karier internasional Ronaldo dimulai pada 2003 saat masih berusia 18 tahun. Sejak itu, ia menjelma menjadi simbol generasi emas Portugal dan menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda yang kini memperkuat Selecao.

Advertisement

Jika laga perpisahan benar-benar terealisasi, atmosfer emosional dipastikan menyelimuti Estádio José Alvalade. Stadion tersebut bukan sekadar arena pertandingan, melainkan tempat yang mengawali perjalanan Ronaldo sebelum bersinar bersama Manchester United, Real Madrid, Juventus, Al Nassr, hingga menjadi salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa.

Di sisi lain, Portugal juga mulai memasuki era regenerasi. Sejumlah pemain muda seperti Gonçalo Ramos, João Neves, António Silva hingga Francisco Conceição diproyeksikan menjadi tulang punggung tim dalam beberapa tahun ke depan.

Meski regenerasi terus berjalan, nama Cristiano Ronaldo dipastikan akan tetap menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola Portugal. Rekor, kepemimpinan, dan dedikasinya menjadikan dirinya sebagai sosok yang sulit tergantikan.

Apabila kabar tersebut dikonfirmasi secara resmi, laga di Estádio José Alvalade bukan hanya menjadi pertandingan biasa. Itu akan menjadi malam penghormatan bagi seorang legenda yang telah mengubah wajah sepak bola Portugal dan meninggalkan warisan besar bagi generasi berikutnya.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizal Dani P
PenulisRizal Dani PSarjana Ekonomi Manajemen Universitas Merdeka Malang (2022). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia