Timnas Voli Putra Indonesia Ditekuk Vietnam 1-3 di Semifinal SEA V Cup 2026
Timnas Voli Putra Indonesia kalah 1-3 dari Vietnam di semifinal SEA V Cup 2026. Indonesia unggul set pertama, namun kehilangan fokus dan kalah 22-25, 19-25, 18-25 di tiga set berikutnya. Vietnam akan hadapi Thailand di final.
JAKARTA – Langkah Timnas Voli Putra Indonesia, harus terhenti di babak semifinal SEA V Cup 2026. Berhadapan dengan Vietnam di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (25/7/2026) malam, Skuad Garuda menyerah dengan skor 1-3 (25-22, 22-25, 19-25, 18-25).
Hasil ini membuat Indonesia gagal melangkah ke partai puncak, sementara Vietnam melaju mulus ke laga final usai membalikkan keadaan dengan performa yang sangat dominan.
Pelatih Reidel Toiran menurunkan susunan pemain terbaiknya sejak awal laga, yakni Farhan Halim, Boy Arnes, Hendra Kurniawan, Alvin Daniel, Fauzan Nibras, Putra Bagus, dan Rakha Abhinaya sebagai libero. Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan.
Namun, Vietnam yang dimotori oleh Cao Duc Hoang memberikan perlawanan sengit dengan bermain dingin. Terjadi kejar-kejaran angka yang ketat sepanjang set pertama. Memasuki akhir set, ketenangan Farhan Halim dan kolega membuahkan hasil hingga sukses mengamankan set pertama dengan keunggulan 25-22.
Memasuki set kedua, peta kekuatan berubah drastis. Cao Duc Hoang dan kawan-kawan bangkit dan mengambil alih kendali permainan. Indonesia selalu dalam posisi mengejar poin akibat penerimaan bola pertama yang kurang maksimal.
Tekanan bertubi-tubi dari Vietnam membuat Skuad Garuda sulit keluar dari situasi kritis. Set kedua pun ditutup untuk kemenangan Vietnam dengan skor 25-22, sekaligus mengubah kedudukan menjadi setara 1-1.
Dominasi Vietnam makin tak terbendung di set ketiga. Konsistensi permainan Vietnam, baik dari segi receive, eksekusi spike, hingga blocking rapat di depan net, membuat variasi serangan Indonesia kerap menemui jalan buntu.
Farhan Halim dkk terus tertekan dan tidak mampu mengembangkan variasi serangan. Vietnam pun merebut set ketiga dengan angka cukup meyakinkan 25-19, membalikkan keunggulan menjadi 2-1.
Set keempat menjadi titik terendah bagi performa Timnas Indonesia. Bermain di bawah tekanan tinggi dan ketertinggalan angka, kesalahan demi kesalahan sendiri mulai sering terjadi.
Upaya comeback yang dicoba oleh anak-anak asuh Reidel Toiran selalu mental di lini pertahanan kokoh Vietnam. Vietnam tanpa kesulitan berarti mengunci set keempat dengan skor 25-18, sekaligus mengakhiri perlawanan Indonesia dengan skor akhir 3-1.
Dengan kemenangan ini Vietnam akan menantang Thailand di final, Minggu (26/7/2026). Thailand maju ke final setelah mengalahkan Kamboja 3-0.
Kekalahan di kandang sendiri tentu menjadi pukulan telak. Usai laga, pelatih kepala Timnas voli putra Indonesia, Reidel Toiran, menyoroti penurunan konsentrasi para pemainnya setelah memenangi set pertama.
"Anak-anak memulai laga dengan baik di set pertama. Namun memasuki set kedua dan seterusnya, kita kehilangan fokus dan mulai berada di bawah tekanan lawan. Receive kita memburuk, sehingga alur serangan tidak berjalan sesuai rencana. Vietnam bermain sangat konsisten malam ini dan layak menang," ujar Reidel Toiran.
Senada dengan sang pelatih, kapten tim Farhan Halim juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung yang sudah memadati arena.
"Kami minta maaf belum bisa memberikan hasil terbaik dan melangkah ke final. Vietnam tampil sangat solid, terutama dari segi pertahanan dan blok. Kami sempat kehilangan ritme setelah set pertama dan sulit untuk bangkit kembali dari tekanan. Ini jadi pelajaran mahal untuk evaluasi kami ke depannya," kata Farhan.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


