Andrea Pirlo Terancam Gagal Jadi Pelatih Timnas Italia, Tersandung Sponsor Judi Rusia
Andrea Pirlo terancam gagal menjadi pelatih Timnas Italia setelah Codacons mengancam menggugat penunjukannya karena menjadi duta perusahaan judi asal Rusia, Fonbet.
JAKARTA – Peluang Andrea Pirlo menjadi pelatih baru Timnas Italia menghadapi hambatan serius. Badan perlindungan konsumen Italia, Codacons, mengancam akan menempuh jalur hukum untuk menggagalkan penunjukan legenda AC Milan tersebut karena keterkaitannya dengan perusahaan judi asal Rusia.
Dalam dua hari terakhir, Pirlo sempat disebut-sebut sebagai kandidat terkuat pengganti Luciano Spalletti. Namun, proses penunjukannya kini menuai kontroversi akibat kerja samanya sebagai duta global Fonbet, perusahaan taruhan olahraga yang dimiliki pihak Rusia.
Kepemilikan Fonbet menjadi sorotan karena perusahaan tersebut masuk dalam daftar yang terdampak berbagai sanksi terhadap Rusia, sementara Italia juga memiliki aturan ketat terkait promosi perjudian.
Codacons menyatakan akan mengajukan permohonan resmi kepada Otoritas Komunikasi Italia (AGCOM) agar menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan Pirlo.
"Codacons akan mengajukan permintaan resmi kepada Otoritas Komunikasi untuk membuka penyelidikan terhadap Andrea Pirlo atas dugaan pelanggaran aturan yang melarang promosi perjudian," demikian pernyataan organisasi tersebut, Minggu (26/7/2026).
Tak hanya itu, Codacons menegaskan akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Administrasi Regional Lazio (TAR) apabila Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) tetap menunjuk Pirlo sebagai pelatih Timnas Italia.
Diduga Langgar Aturan Promosi Judi
Menurut Codacons, Pirlo diduga melanggar Pasal 9 Dignity Decree, regulasi yang melarang segala bentuk iklan, sponsor, maupun promosi perjudian dengan hadiah uang tunai di Italia.
Organisasi itu menilai aktivitas Pirlo sebagai duta Fonbet, termasuk konten yang dipublikasikan melalui media sosial dan berbagai kegiatan promosi di Italia, bertentangan dengan aturan tersebut.
Jika AGCOM menyatakan terjadi pelanggaran, Pirlo berpotensi dikenai denda sebesar 20 persen dari nilai kontrak sponsornya.
Keterkaitan dengan Rusia Jadi Sorotan
Kontroversi semakin membesar karena Fonbet merupakan perusahaan asal Rusia yang menjadi sasaran berbagai pembatasan internasional. Pirlo juga diketahui menghadiri acara perusahaan tersebut di Moskow dalam waktu dekat.
Meski demikian, Pirlo bukan satu-satunya anggota skuad juara Piala Dunia 2006 Italia yang menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Rusia. Francesco Totti dan Marco Materazzi juga pernah tampil dalam sejumlah acara yang melibatkan perusahaan Rusia.
Hingga kini, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan menjadi pelatih baru Gli Azzurri. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


