Andrea Pirlo Resmi Mundur dari Bursa Pelatih Timnas Italia, Akui Pahit dengan Polemik yang Terjadi
Andrea Pirlo memastikan dirinya tidak lagi menjadi kandidat pelatih Timnas Italia. Ia menyebut kontroversi kerja sama dengan Fonbet telah menyeret keputusan olahraga ke dalam polemik publik.
JAKARTA – Andrea Pirlo memastikan dirinya tidak lagi menjadi kandidat pelatih Timnas Italia. Mantan gelandang Gli Azzurri itu mengaku kecewa dan pahit melihat polemik yang berkembang hingga menggagalkan peluangnya menangani tim nasional.
Kepastian tersebut disampaikan Pirlo melalui unggahan terbaru di Instagram Story, sehari setelah ia merilis pernyataan yang mengisyaratkan dirinya telah keluar dari bursa pelatih Italia.
"Setelah mengetahui tadi malam bahwa saya tidak lagi menjadi kandidat pelatih Timnas Italia, saya merasa perlu memberikan klarifikasi mengenai beberapa hal," tulis Pirlo.
Kontroversi Sponsor Judi Jadi Pemicu
Pirlo sebelumnya menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan pelatih Timnas Italia setelah Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti dipastikan tidak menerima tawaran Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Pencalonannya mendapat dukungan kuat dari Direktur Teknik FIGC Paolo Maldini dan penasihat khusus Leonardo.
Namun, peluang tersebut sirna setelah muncul kontroversi mengenai perannya sebagai duta merek global perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet. Kerja sama itu menuai sorotan karena Italia memiliki aturan ketat terkait promosi perjudian.
Bantah Ada Muatan Politik
Dalam pernyataannya, Pirlo menegaskan kerja sama dengan Fonbet murni bersifat profesional, yang dijalani ketika ia bekerja di Uni Emirat Arab.
"Kolaborasi profesional yang menjadi sorotan belakangan ini merupakan bagian dari pengalaman kerja saya di Uni Emirat Arab dan sepenuhnya bersifat komersial serta olahraga. Memberikan makna politik terhadap kerja sama tersebut berarti mengaitkan saya dengan pandangan yang tidak pernah saya ungkapkan maupun yakini," ujarnya.
Pirlo juga menegaskan bahwa sepanjang kariernya sebagai pemain maupun pelatih, ia selalu menghormati hukum di setiap negara tempat dirinya bekerja.
Berterima Kasih kepada Maldini dan Leonardo
Meski gagal menjadi pelatih Italia, Pirlo tetap menyampaikan apresiasi kepada Paolo Maldini dan Leonardo yang telah memberikan dukungan penuh.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Maldini dan Leonardo atas rasa hormat dan kepercayaan yang mereka berikan kepada saya. Saya mengenal kompetensi, keseriusan, dan kecintaan mereka terhadap sepak bola Italia," katanya.
Pirlo mengaku sedih karena keputusan yang semestinya didasarkan pada pertimbangan olahraga justru berubah menjadi perdebatan publik.
"Sangat disayangkan keputusan yang seharusnya didasarkan pada aspek olahraga justru berubah menjadi perdebatan publik yang mengaitkan nama saya dengan motif dan niat yang tidak pernah ada," tulisnya.
Ia pun menegaskan kecintaannya kepada Italia tidak bergantung pada jabatan apa pun.
"Cinta saya kepada Italia tidak bergantung pada sebuah pekerjaan. Itu adalah bagian dari sejarah, identitas, dan akan selalu menjadi bagian dari diri saya," tegas Pirlo.
Sebelumnya, Pirlo telah diumumkan sebagai pelatih baru United FC, klub yang berkompetisi di divisi pertama Uni Emirat Arab. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


