Otomotif

Siswa di Gresik Diajak Tingkatkan Kreativitas dengan Kerajinan Plastisin

Sabtu, 27 Maret 2021 - 11:55 | 64.02k
Anak-anak saat mempraktikkan membuat kerajinan dari plastisin (Foto: Tangkapan layar zoom meeting for TIMES Indonesia)
Anak-anak saat mempraktikkan membuat kerajinan dari plastisin (Foto: Tangkapan layar zoom meeting for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, GRESIK – Meningkatkan kreativitas anak bisa dilakukan dengan sederhana. Salah satunya, plastisin yakni lilin mainan warna-warni yang bisa diubah menjadi berbagai bentuk. Inilah yang coba ditanamkan pada siswa di Kabupaten Gresik.

Hal ini disampaikan Guest Teacher Ari A. Istini dari DIY Playdough kepada 160 calon siswa baru SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb) Gresik tahun pelajaran 2021-2022 dengan cara Zoom meeting.

Dalam kesempatan ini, Istini mengatakan anak-anak dapat belajar membuat plastisin sendiri, dengan bahan-bahan yang ramah dan mudah ditemui di dapur, yakni tepung terigu, air secukupnya, minyak goreng secukupnya, Pewarna makanan, Mangkok, gelas, sendok dan garam.

Anak anak b

"Dengan garam, plastisin akan bisa bertahan lebih lama. Selain itu, penyimpanan yang tepat akan membuat plastisin bertahan jauh lebih lama," katanya, Sabtu (27/3/2021).

Diungkapkan Istini, plastisin ini umumnya disimpan di wadah kedap udara atau tertutup agar tidak terkena udara dan sinar matahari yang membuat plastisin jadi kering. Namun, jika kering, plastisin bisa diberi sedikit air kembali agar bisa kembali dimainkan.

Adapun cara membuatnya, setiap 10 sendok air, diberi 1 sendok garam, diaduk hingga homogen, lalu dituangkan pewarna. Campuran ini kemudian dituangkan ke mangkok yang sudah berisi 5 sendok terigu. 

"Selanjutnya, adonan diaduk, tidak lupa diberi sedikit minyak goreng. Adonan kembali diaduk atau diremas hingga kalis, artinya adonan menyatu dan tidak menempel di tangan, itu tandanya playdough/plastisin sudah jadi dan siap dimainkan untuk dibentuk berbagai macam," ungkapnya 

Dengan kerajinan plastisin ini, Istini menyatakan dapar membantu anak-anak lebih kreatif serta bisa melatih daya belajar baca, tulis dan hitung (Calistung).

Ada siswa bernama Gwen Syareefa Hermawan Putri yang bisa membuat es krim. Raden Muhammad Al Fatih membuat dinosaurus, ada juga yang membuat donat, cookies, dan lain lain. 

Sementara Kepala SD Mugeb M. Nor Qomari mengatakan, acara Guest Teacher ini merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian acara Happy Learning Class. Diharapkan mampu menumbuhkan potensi dan kreatifitas siswa.

"Proses mengulet adonan agar menjadi kalis ini melatih kemampuan motorik anak-anak," tutur Kepala Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kabupaten Gresik ini. Di akhir sesi, anak-anak diajak membuat huruf inisial nama depannya. Semua bersemangat mengasah daya kreativitas dengan plastisin. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES