Otomotif

Kali Keempat GP F1 China Dibatalkan karena Covid-19

Sabtu, 03 Desember 2022 - 13:40 | 45.98k
Lewis Hamilton saat memenangkan edisi terakhir balapan pada 2019. (FOTO: The Sun/AFP).
Lewis Hamilton saat memenangkan edisi terakhir balapan pada 2019. (FOTO: The Sun/AFP).

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Untuk kali keempat, berturut-turut GP F1 China yang sedianya dijadwalkan mulai April 2023 dibatalkan lagi karena kesulitan terkait Covid-19.

Sebuah pernyataan singkat dari F1 hari Jumat mengatakan, Formula Satu bisa mengonfirmasi, setelah berdialog dengan promotor dan otoritas terkait, bahwa Grand Prix China 2023 tidak akan berlangsung karena kesulitan yang terus berlanjut akibat situasi Covid-19.

Protes tentang pembatasan karena Covid-19 beberapa hari terakhir meledak  di China.

China berambisi 'nol Covid', karena itu ketika ada kasus pengetatan langsung diberlakukan tak terkecuali penguncian rutin dan isolasi kepada orang dan kontak yang terinfeksi.

F1 mengatakan, tidak akan bisa beroperasi secara normal di China dan tidak bisa membenarkan risiko terhadap staf yang terlibat dalam perjalanan. Sirkuit itu semula akan kembali ke Shanghai untuk balapan keempat musim 2023 pada 16 April.

Tetapi dengan coronavirus masih menjadi masalah yang sedang berlangsung di negara Asia itu dan pembatasan yang masih berlaku, F1 mengonfirmasi Grand Prix tidak akan berjalan sesuai rencana.

GP China dihentikan saat pandemi merebak pada awal 2020. Balapan 2021 dan 2022, kalender F1 China juga dihapus karena masalah terus terkait Covid-19 berlanjut.

Kebijakan covid China berarti bahwa semua staf dan pembalap F1 akan diminta untuk dikarantina. Ada risiko tambahan bahwa jika anggota tim dinyatakan positif Covid, mereka akan ditahan selama pemulihan.

Para petinggi olahraga tersebut telah berdiskusi dengan pejabat China dalam beberapa pekan terakhir, namun tidak bisa mencapai kesimpulan yang memuaskan. Sebuah pernyataan mengatakan balapan tidak akan berlangsung karena kesulitan yang terus berlanjut yang ditimbulkan oleh situasi Covid-19.

China telah dijadwalkan menjadi tuan rumah balapan keempat musim 2023 pada 16 April. Pernyataan itu mengatakan: "Formula 1 sedang menilai opsi alternatif untuk menggantikan slot pada kalender 2023 dan akan memberikan pembaruan pada waktunya."

Olahraga hanya akan mengisi tanggal jika bisa mencapai kesepakatan finansial yang memuaskan. Sirkuit Portimao di Portugal, yang menjadi tuan rumah grand prix pada 2020 dan 2021 ketika F1 mengubah jadwalnya akibat pandemi, menjadi salah satu trek yang dipertimbangkan.

Istanbul Park di Turki, jalur lain yang kembali dalam pandemi, kemungkinan juga akan diperdebatkan. Kalender F1 tahun depan menampilkan rekor 24 balapan, musim akan menjadi yang terlama apalagi bila GP F1 China tidak dibatalkan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES