Advertisement
Otomotif

Volkswagen Pangkas 50 Persen Model Mobil Global, 100 Ribu Pekerja Terancam PHK

Volkswagen berencana memangkas hingga 50 persen model mobil global dan mengurangi kompleksitas bisnis. Restrukturisasi ini berpotensi mengancam 100 ribu pekerja.

TIMES Indonesia,
Volkswagen Pangkas 50 Persen Model Mobil Global, 100 Ribu Pekerja Terancam PHK
Volkswagen berencana memangkas hingga 50 persen model mobil global pada 2030 sebagai bagian dari restrukturisasi bisnis. (REUTERS/Imelda Medina/File Photo)
A-AA+

JAKARTA Grup Volkswagen (VW) menyiapkan langkah besar untuk merombak bisnisnya dengan memangkas hingga 50 persen portofolio model mobil global pada 2030. Strategi ini dilakukan untuk memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat.

Dewan Eksekutif Grup Volkswagen menyebut perusahaan telah mencapai sejumlah target penting dalam tiga tahun terakhir, terutama di bidang produk, teknologi, dan strategi regional. Namun, VW menilai masih diperlukan langkah lanjutan agar menjadi perusahaan yang lebih tangguh, efisien, dan fleksibel.

Advertisement

CEO Volkswagen, Oliver Blume, bersama CFO Arno Antlitz menjelaskan bahwa restrukturisasi tersebut bertujuan menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan tingkat pengembalian investasi perusahaan ke kisaran 8 hingga 10 persen.

Selain mengurangi jumlah model kendaraan, Volkswagen juga berencana memangkas hingga 75 persen tingkat kompleksitas bisnisnya. Langkah tersebut mencakup pengurangan pilihan sistem penggerak, varian trim, serta paket fitur kendaraan.

VW juga akan menghapus sejumlah struktur pengembangan paralel antar-merek dalam grup yang selama ini membuat beberapa perusahaan di bawah naungannya mengembangkan teknologi serupa secara terpisah.

Produksi Disesuaikan, Risiko PHK Besar Menghantui

Dalam strategi barunya, Volkswagen akan menyesuaikan kapasitas produksi dengan permintaan pasar global. Perusahaan menargetkan produksi sekitar 9 juta kendaraan per tahun, angka yang hampir sama dengan jumlah kendaraan yang dikirim pada 2024 dan 2025.

Namun, restrukturisasi besar ini berpotensi berdampak pada ribuan pekerja. Volkswagen dikabarkan tengah mempertimbangkan pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga 100 ribu karyawan serta kemungkinan menutup empat fasilitas produksi di Jerman.

Advertisement

Jika terealisasi, langkah tersebut dapat menjadi salah satu restrukturisasi terbesar dalam sejarah industri otomotif dunia.

Grup Volkswagen sendiri menaungi berbagai merek besar seperti Volkswagen, Audi, Porsche, Skoda, SEAT, CUPRA, Lamborghini, Bentley, hingga Ducati.

Model Populer Tetap Dipertahankan

Meski akan memangkas banyak model, Volkswagen belum mengungkap daftar kendaraan yang akan dihentikan produksinya. Perusahaan hanya menyatakan bahwa produk masa depan akan difokuskan pada segmen pasar yang memiliki potensi keuntungan lebih besar.

Sejumlah model populer seperti Volkswagen Polo, Golf, T-Roc, dan Tiguan diperkirakan tetap dipertahankan karena memiliki kontribusi penjualan yang kuat.

Sebaliknya, beberapa model dengan pasar lebih terbatas seperti T-Roc Cabriolet dan SUV coupe listrik ID.5 dinilai belum memberikan keuntungan yang sesuai harapan. Penjualan mobil listrik ID. Buzz juga masih berada di bawah target perusahaan.

Selain itu, katalog kendaraan Volkswagen di pasar China yang terus berkembang kemungkinan turut mengalami pengurangan untuk meningkatkan efisiensi.

Melalui strategi ini, Volkswagen berharap dapat menghadapi tekanan industri otomotif global, terutama persaingan kendaraan listrik dan meningkatnya dominasi produsen asal China.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizal Dani P
PenulisRizal Dani PSarjana Ekonomi Manajemen Universitas Merdeka Malang (2022). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia