Ferrari Pastikan Mobil Listrik Luce Masuk Indonesia
Ferrari memastikan mobil listrik pertamanya, Ferrari Luce, akan meluncur di Indonesia. Meski jadwal peluncuran belum diumumkan, Ferrari Indonesia menegaskan model listrik berperforma tinggi tersebut dipastikan hadir di Tanah Air.
JAKARTA – Ferrari memastikan mobil listrik pertamanya, Ferrari Luce, akan dipasarkan di Indonesia. Kepastian tersebut menjadi tonggak penting bagi pasar otomotif nasional sekaligus menandai dimulainya era elektrifikasi bagi merek supercar asal Italia itu. Namun, hingga kini Ferrari Indonesia masih belum mengungkap jadwal resmi peluncurannya di Tanah Air.
Kepastian itu disampaikan perwakilan Ferrari Indonesia yang menyebut Luce "pasti akan datang", meski waktu peluncurannya masih menunggu kesiapan dari pabrikan di Maranello, Italia. Proses distribusi ke pasar Indonesia disebut membutuhkan waktu setelah peluncuran global dilakukan.
Ferrari Luce menjadi model bersejarah karena merupakan mobil listrik produksi massal pertama dalam sejarah pabrikan berlogo Kuda Jingkrak tersebut. Kehadirannya sekaligus menunjukkan bahwa Ferrari mulai serius memasuki era kendaraan listrik tanpa meninggalkan karakter performa tinggi yang selama ini menjadi identitas merek.
Secara global, Ferrari Luce diperkenalkan pada Mei 2026 dengan membawa teknologi terbaru yang dikembangkan langsung di Maranello. Mobil ini dibangun menggunakan platform listrik khusus dengan konfigurasi empat motor penggerak, menghasilkan tenaga lebih dari 1.100 hp dan sistem penggerak semua roda (all-wheel drive). Jarak tempuhnya diklaim mampu melampaui 500 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Meski mengusung teknologi ramah lingkungan, Ferrari tetap mempertahankan DNA performanya. Luce dirancang untuk memberikan sensasi berkendara khas Ferrari melalui akselerasi instan, distribusi bobot yang seimbang, hingga teknologi pengendalian yang terinspirasi dari dunia Formula 1.
Kehadiran Luce sempat memicu perdebatan di kalangan penggemar otomotif. Sebagian menyambut langkah elektrifikasi Ferrari sebagai inovasi yang tidak terelakkan, sementara sebagian lain mempertanyakan hilangnya suara mesin V8 dan V12 yang selama puluhan tahun menjadi ciri khas Ferrari. Namun, pabrikan Italia itu menegaskan bahwa elektrifikasi merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menghadapi masa depan industri otomotif.
Bagi pasar Indonesia, masuknya Ferrari Luce memperlihatkan semakin besarnya perhatian produsen mobil premium terhadap konsumen domestik. Dalam beberapa tahun terakhir, segmen kendaraan listrik premium terus berkembang seiring meningkatnya minat terhadap mobil berteknologi tinggi dan ramah lingkungan.
Meski belum mengumumkan harga resmi di Indonesia, Ferrari Luce dipasarkan di pasar global dengan banderol sekitar 640 ribu dolar AS atau lebih dari Rp10 miliar, tergantung spesifikasi dan opsi personalisasi yang dipilih konsumen.
Dengan kepastian hadirnya Luce, Indonesia akan menjadi salah satu pasar yang ikut menikmati transformasi besar Ferrari menuju era elektrifikasi. Kini, para kolektor dan penggemar supercar hanya tinggal menunggu pengumuman resmi kapan mobil listrik pertama Ferrari itu mulai dipasarkan di Tanah Air.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


