HUT Ke-58 Pramuka, Wali Kota Bontang Apresiasi Kwarcab Bontang
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni bertindak sebagai pembina upacara HUT ke- 58 Pramuka di lapangan kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (25/9/2019).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni bertindak sebagai pembina upacara HUT ke- 58 Pramuka di lapangan kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (25/9/2019).
Dalam upacara yang diikuti Forkopimda, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata; OPD di Kota Bontang; perwakilan beberapa sekolah di Kota Bontang, selaku Kamabicab Bontang, Neni Moerniaeni membacakan amanat Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso.
Dalam kesempatan itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka menekankan pesan moral yang ingin diakomodasi menjadi sebuah misi pramuka pada ulang tahun ke-58 tersebut.
Pesan moral dan pesan internal organisasi disampaikan mulai soal merebaknya korupsi, kolusi, dan nepotisme, terpaparnya radikalisme dan terorisme, penyalahgunaan narkoba, respon terhadap bencana hingga perencanaan program pra siaga pada pendidikan Paud di Indonesia.

"Keprihatinan pada belum standarnya seragam pramuka, baik warna, desain, atribut dan tata cara penggunaannya menunjukan kurangnya perhatian selama ini akan pentingnya persatuan dan kesatuan," katanya.
Selain itu, Budi juga menyampaikan pentingnya persatuan di tubuh pramuka agar tidak terlibat dalam politik praktis dan perpecahan akan kepentingan pribadi atau golongan. "Lupakan sejarah pahit masa lalu dimana gerakan pramuka terkotak kotak dalam afiliasi partai politik, gerakan pramuka itu wadah tunggal dan karenanya kita semua bersatu di dalamnya," ujarnya.
Neni dalam kesempatannya kepada awak media juga mengapresiasi kegiatan Hari Pramuka kali ini. Walau terlambat tapi berjalan dengan baik dan lancar.
"Alhamdulillah prestasi demi prestasi yang ditorehkan Pramuka Bontang, saya melihat dengan satuan karyanya di semua dinas, dan ini tentu menambah semangat kita semua untuk menciptakan generasi yang tangguh dan berkualitas," jelas Neni.

Sementara itu, Ketua panitia HUT ke-58 Pramuka, Abdul Malik menyampaikan kehadiran 900 peserta dan undangan merupakan upayanya dalam mengajak semua pihak terkait untuk meramaikan upacara HUT ke-58 Pramuka. "Pesertanya ada dari saka pariwisata, saka bhayangkara, saka husada dan saka wirakartika," ujarnya.
Pada akhir upacara tersebut, ditampilkan pula aksi tari dari para Mabicab perempuan yang menarikan tarian modern yang dilengkapi topi petani berwarna merah pink dan kuning.
Diakhir penampilan HUT ke-58 Pramuka, puluhan Mabicab perempuan dengan berbaurnya pelajar menunjukkan aksi kebolehan dalam menari menambah semarak dan decak kagum. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


