Dewanti Rumpoko, Kepala Daerah Wanita Pertama Malang Raya yang Melek Digital
Wanita kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) 13 Desember 1962 ini menjadi wanita pertama di Kota Batu yang menjadi Kepala Daerah, juga menjadi wanita pertama yang menjadi Kepala Daerah di Malang Raya.

BATU – Wanita kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) 13 Desember 1962 ini menjadi wanita pertama di Kota Batu yang menjadi Kepala Daerah, juga menjadi wanita pertama yang menjadi Kepala Daerah di Malang Raya.
Ia dilantik menjadi Wali Kota Batu periode 2017-2022 oleh Gubernur Jatim saat itu, H Soekarwo. Lewat visi misinya Dewanti yang memenangi Pilkada tahun 2017 berpasangan dengan Ir Punjul Santoso SH MM ini mengusung visi misi Desa Berdaya, Kota Berjaya.
Membangun Kota Batu dari desa untuk lebih memajukan lagi kota. Ia mencita-citakan Kota Batu sebagai kota paling nyaman, tenang, pertanian di dunia dengan oksigen terbersih di dunia.
"Beberapa puluh tahun lagi, Kota Batu dikenal diluar bukan karena wisatanya, tapi karena punya udara terbersih dan kotanya ternyaman dan tenang," ujar Dra Hj Dewanti.
Ia bermimpi di semua sudut kota adalah tempat refreshing yang tenang dan nyaman. Saat ini, pemerintahan yang dipimpinnya sangat konsen dalam pengolahan sampah, penghijauan, dan edukasi hidup sehat dan mengembangkan pertanian organik.

Dra Hj Dewanti satu-satunya kepala daerah yang bisa merangkul warganya dengan membangkitkan kesadaran terlibat dalam pelestarian lingkungan. Adalah Sabers Pungli (Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali), sebuah gerakan masyarakat peduli lingkungan yang setiap minggu turun Kali (Sungai). Saat ini gerakan ini sudah masuk dalam hitungan 144 kali.
Sungai bersih, areal pertanian yang indah akan semakin bertambah dengan kehadiran Kereta Gantung yang sudah masuk dalam program nasional dalam percepatan ekonomi. Di dunia pendidikan dan kesehatan berbagai program sudah dilaksanakannya, mulai dari sekolah gratis hingga penambahan gizi siswa. Di bidang olahraga, Dra Hj Dewanti sangat konsen dalam perkembangan olahraga, beragam kejuaraan nasional sudah dilaksanakan di Kota Batu, sesuai dengan visinya membangun Kota Batu sebagai Sport Tourism. Lebih menakjubkan selama beberapa tahun menjabat, Dra Hj Dewanti sudah meraih 32 penghargaan tingkat nasional.
Dra Hj Dewanti juga dikenal wali kota yang melek digital. Setiap hari wali kota aktif di akun medsos dan berdialog langsung dengan masyarakat. Keberhasilan Dra Hj Dewanti menjadi Kepala Daerah tidak lepas dari karier politik yang dibangun cukup lama. Diawali dengan menjadi anggota DPD Partai Golkar Kota Malang. Namanya sempat masuk dalam bursa calon Wakil Wali Kota Malang berpasangan dengan Ir Gandi Yogatama pada tahun 2003 namun karena dipilih melalui anggota DPRD, Dra Hj Dewanti kalah.
Tahun 2007, istri Eddy Rumpoko pindah ke PDIP hingga terpilih menjadi Wali Kota Batu. Dosen Fakultas Psikologi, Universitas Merdeka Malang ini sangat peduli terhadap sosial. Setiap kegiatan bersifat sosial, anak dari Soekanto dan Sri Suharti selalu hadir. Kepala Daerah yang pernah meraih penghargaan Kirana Award tahun 2009 pernah menjadi atlet cabang olahraga atletik dan menjadi Ketua PRSI Cabang Malang. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


