Sekdaprov Jelaskan Kemungkinan Gubernur Jatim Khofifah Terpapar Covid-19 di Jember
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumumkan positif Covid-19 usai melihat hasil swab pada Kamis (31/12/2020) malam.

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumumkan positif Covid-19 usai melihat hasil swab pada Kamis (31/12/2020) malam.
Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono menjelaskan kemungkinan awal mula Gubernur Khofifah terpapar Covid-19.
"Sebenarnya bukan tertular orang dekat. Tapi ada petugas administrasi yang positif Covid-19," ujar Heru, Minggu (3/1/2021).
Lebih lanjut Heru memaparkan, saat Forkopimda Jatim hendak menggelar doa bersama pada Kamis (31/12/2020) lalu, pihaknya telah mendengar ada seorang petugas administrasi yang terpapar.
"Saya bilang ke Ibu Gubernur, bahwa ada yang terpapar Covid-19. Itu saat mau doa bersama. Akhirnya diputuskan jam 7 malamnya swab semua di Grahadi," terangnya.
Setelah swab tersebut, hasilnya Khofifah dinyatakan positif Covid-19. Pada 2 Januari, Gubernur Khofifah mengumumkan hasil swab melalui laman Instagramnya.
Saat ditanya siapa tenaga administrasi yang terpapar Covid-19, Heru menyebut tenaga administrasi tersebut ikut dalam giat Gubernur Khofifah di Jember.
"Kan ada banyak tenaga administrasi, dari BPBD juga ada. Terus pulang dari Jember, saya bilang Ibu ada yang positif dan swab akhirnya," terang Heru.
Heru sendiri yang turut mendampingi Gubernur Jatim Khofifah di Jember telah melakukan swab dan hasilnya negatif. "Kalau saya negatif. Bu Gubernur alhamdulillah kondisinya baik, klinisnya baik, masih guyon-guyon via komunikasi telpon," jelas Sekdaprov Jatim Heru. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

