Pemerintahan

Bupati Sleman Tinjau Kesiapan Gedung Kantor Bupati, Begini Katanya

Senin, 08 Februari 2021 - 14:29 | 75.91k
Bupati Sleman, Sri Purnomo berdama Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, beserta jajaran meninjau hasil pembangunan gedung baru yang bertempat di utara komplek Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Senin (8/2/2021). (FOTO: Fajqr Rianto/TIMES Indonesi
Bupati Sleman, Sri Purnomo berdama Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, beserta jajaran meninjau hasil pembangunan gedung baru yang bertempat di utara komplek Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Senin (8/2/2021). (FOTO: Fajqr Rianto/TIMES Indonesi
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, SLEMANBupati Sleman Sri Purnomo bersama Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, beserta jajaran meninjau hasil pembangunan gedung baru yang bertempat di utara komplek Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Senin (8/2/2021).

Turut mendampingi kegiatan peninjauan yang dilakukan oleh orang nomer satu dan nomer di dua di Kabupaten Sleman ini antara lain Kepala Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Taufiq Wahyudi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan gedung Sekda (Kantor Bupati) lanjutan, Sukarmin serta , Manager Proyek PT Anggaza Widya Ridhamulia, Ardian Adi Masta.

Advertisement

Sri Purnomo b

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sleman bersama jajarannya menelusuri setiap lantai bangunan untuk memeriksa dan mengamati setiap ruang dan fasilitas yang ada. Hal ini dilakukan guna mengecek kesiapan gedung sebelum digunakan.

Menurutnya, gedung ini rencananya akan difungsikan sebagai kantor Bupati dan Wakil Bupati terpilih serta Sekda, Asekda dan Staf Ahli Kabupaten Sleman mulai tahun 2021 ini.

Menurut Sri Purnomo, secara makro sudah selesai, namun secara mikro masih ada yang harus dibenahi seperti kaca yang kurang siku dan beberapa besi yang sedikit berkarat untuk dicat lagi.

"Secara keseluruhan, hasil pembangunan sudah baik. Namun masih ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki agar nanti siap untuk digunakan. Jadi nanti ketika akan dipakai kondisinya sudah bagus dan siap 100 persen," harapnya.

Gedung baru ini, terang Sri Purnomo, juga sekaligus mengusung motif Parijotho di bagian kaca dan ornamennya sebagai kekhasan Kabupaten Sleman.

Dalam kesempatan ini   Sri Purnomo juga berharap. Adanya gedung baru tersebut nantinya supaya dapat digunakan semaksimal mungkin dan meningkatkan kinerja dalam rangka memberikan pelayanan pada masyarakat. Selain itu dapat meningkatkan semangat dan inovatif pemerintahan mendatang.

Sri Purnomo c

"Bupati dan Wakil Bupati terpilih nanti dengan semangat baru,mudah-mudahan bisa berkarya lebih mantap lagi. Mengingat masyarakat Sleman tentu menunggu ide dan gagasan brilian pemimpin mendatang, untuk bisa membawa Sleman bangkit dari pandemi Covid-19," pungkas Bupati.

Sedangkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Taufiq Wahyudi menjelaskan. Bahwa gedung tersebut memiliki luas lebih kurang 4.100 meter persegi yang dibangun di atas tanah  seluas 4.300 meter persegi.

"Pembangunan gedung ini melalui dua tahap. Tahap pertama menghabiskan biaya sebesar Rp 15 miliar dan tahap kedua sebesar Rp 28,6 miliar," ungkapnya.

Hampir senada, Sukarmin pada TIMES Indonesia menambahkan fasilitas sertai detail gedung baru tersebut meliputi Gedung A (depan) terdiri dari 3 lantai. Di mana pada lantai 1 untuk resepsionis, ruang media, ruang laktasi, ruang panel toilet dan janitor. Lantai 2 untuk ruang rapat, ruang staf ahli, ruang server, ruang panel, ruang tunggu, pantry dan janitor. Sedangkan pada lantai 3 untuk ruang wakil Bupati.

Untuk Gedung C (belakang) juga terdiri dari 3 lantai. Pada lantai 1 terdiri ruang security, ruang server dan cctv, mushola, ruang ofice boy, gudang serta ruang kitchen & coffee shoop. Pada lantai 2 untuk ruang Sekda, ruang assekda, ruang aspri ruang rapat dan toliet. Sedangkan pada lantai 3 untuk ruang Bupati, ruang aspri, ruang rapat, smart room, ruang istirahat, ruang panel lift dan toilet.

Sedangkan Gedung B (tengah) merupakan bangunan atrium sebagai gardu pandang dan cirikhas kab sleman dengan ornament Parijoto salak dengan ketinggian setara delapan lantai.

Sebagaimana diketahui proyek Gedung Setda Sleman (Kantor Bupati) Tahap I dikerjakan oleh  PT. Trisna Karya dari Surabaya tahun anggaran 2019. Pada tahap pertama ini proses pembangunan baru menyasar pekerjaan struktur.

Sementara untuk paket pembangunan gedung Setda Sleman (Kantor Bupati) lanjutan ini pada tahun 2020 lalu dilakukan oleh pelaksana PT Anggaza Widya Ridhamulia dari Surabaya dengan lingkup pekerjaan berupa arsitektural elektrikan,mekanikal elektrikal dan lanscape. Progres pembangunan proyek inilah yang ditinjau langsung Bupati Sleman Sri Purnomo(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES