Sekretaris Eksekutif Gerakan Non Blok Siap Promosikan Pariwisata Pariaman ke Kancah Internasional
Sekretaris Eksekutif Non-Aligned Movement atau Gerakan Non Blok, Diar Nurbintoro mengaku akan membantu promosi sektor pariwisata Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) ke kancah internasional.

PARIAMAN – Sekretaris Eksekutif Non-Aligned Movement atau Gerakan Non Blok, Diar Nurbintoro mengaku akan membantu promosi sektor pariwisata Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) ke kancah internasional.
“Kita akan mensupport promosi internasional,” katanya, Senin (8/3/2021).
Niatan tersebut tercetus setelah Diar berkunjung dan berkeliling melihat potensi wisata kota berjuluk The Sunset City of Indonesia. Mulai dari menikmati keindahan alam pulau Angso Duo. Melihat keaneka ragaman budaya di Rumah Adat Tabuik Pasa. Hingga mencicipi cita rasa khas kuliner Kota Pariaman. Seperti sate Pariaman, ikan bakar tepi pantai Kota Pariaman, kenikmatan teh telur dan lainnya.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Rumania dan Moldova tahun 2014 – 2017 ini juga menyempatkan berkunjung ke Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Pariaman. Serta berdiskusi dengan Wali Kota Pariaman, Dr. H. Genius Umar, S.Sos, M.Si dan Kepala Disparbud, Dwi Marhen Yono, S.STP, M.Si.
Dari situ, Diar semakin yakin bahwa potensi sektor pariwisata Kota Pariaman memang pantas diusung ke pentas dunia. Bahkan, sebagai gebrakan awal, dia akan mengadakan Workshop On Line dengan narasumber internasional, dengan tema promosi dan manajemen pariwisata.
“Kota Pariaman memiliki panorama alam yang luar biasa, kekayaan kuliner, keragaman seni, budaya dan tradisi. Kami optimis sektor pariwisata Kota Pariaman akan memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan dunia,” ungkap Diar Nurbintoro.
Selain mengunjungi destinasi wisata, kedatangan Sekretaris Eksekutif Gerakan Non Blok di Kota Pariaman ini untuk mendukung peningkatan Capacity Building. Meliputi pembangunan keterampilan, kepemimpinan, manajemen, keuangan dan pencarian dana. program, evaluasi dan lainnya.
“Jadi bukan hanya kepariwisataan, namun banyak lagi bidang pengembangan lain yang nantinya bisa kita bantu untuk Kota Pariaman,” cetusnya.

Tak lupa, Diar juga menerangkan tentang Non-Aligned Movement atau Gerakan Non Blok. Yang bertujuan mengupayakan hak untuk menentukan nasib sendiri, kemerdekaan nasional, kedaulatan dan integritas negara anggota.
Kepada TIMES Indonesia, Wali Kota Pariaman, Dr. H. Genius Umar, S.Sos, M.Si, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Sekretaris Eksekutif Gerakan Non Blok. Dia berharap, silaturahmi yang terjalin bisa berbuah positif pada pertumbuhan Kota Pariaman. Khususnya dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi melalui pembangunan sektor pariwisata.
“Peningkatan Sumber Daya Manusia sangat kita harapkan. Serta tentang bagaimana cara melakukan promosi, marketing, sektor pariwisaya, supaya lebih tertata dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disparbud Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono, S.STP, M.Si, mengaku sangat optimis dengan tumbuh kembang sektor pariwisata setempat. Terlebih, pada tahun 2021, Kota Pariaman telah mengikrarkan diri sebagai satu – satunya Kota Festival di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
“Kita punya Pariaman Festival, dengan 45 event disepanjang tahun. Kita punya kekayaan destinasi dan potensi lain yang sangat menunjang pertumbuhan sektor pariwisata,” ungkapnya.
Tak kalah penting, lanjut Marhen, seluruh stake holder pariwisata di Kota Pariaman, sangat patuh dan taat terhadap penerapan protokol kesehatan.
“Dengan begitu dipastikan, setiap wisatawan yang berkunjung ke Kota Pariaman, akan merasa aman, nyaman dan tentunya akan membuat wisata jadi lebih berkesan,” cetusnya.
Dalam kesempatan ini, sebagai bentuk ikatan tali silaturahmi, Wali Kota Pariaman, Dr. H. Genius Umar, S.Sos, M.Si, memberikan cindera mata kepada Sekretaris Eksekutif Non-Aligned Movement atau Gerakan Non-Blok, Diar Nurbintoro. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


