Advertisement
Pemerintahan

Begini Cara Pemkab Majalengka Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk

Komitmen dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka) Jawa Barat, dalam menempatkan misi perlindungan kepada perempuan dan anak, sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daer

TIMES Indonesia,
Begini Cara Pemkab Majalengka Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk
Ilustrasi laju pertumbuhan penduduk. (hindustan)
A-AA+

MAJALENGKA Komitmen dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka) Jawa Barat, dalam menempatkan misi perlindungan kepada perempuan dan anak, sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) setiap tahun.

Komitmen itu juga disertai dengan bentuk kegiatan dan program pengendalian laju jumlah penduduk.

Advertisement

Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, program KB merupakan kebutuhan masyarakat, maka tidak bisa sebagai suplemen dalam program tetapi harus menjadi program prioritas yang utuh.

"Konsekwensinya tentu kebijakan bupati harus berpihak kepada semua lini dalam lingkup kegiatan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana," ujar Karna Sobahi, Senin (14/6/2021).

Menurut Karna Sobahi, dalam mewujudkan keberhasilannya itu, maka Pemkab Majalengka memberikan perhatian serius. Pertama dari segi anggaran.

Kemudian pengadaan personel, fasilitas daya dukung berikut kerja sama dengan berbagai unsur untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat agar betul-betul dengan program KB ini merasa butuh.

Kemudian, lanjut dia, pihaknya mengakselerasi terobosan MOP (vasektomi) bahwa KB itu tidak hanya identik perempuan tetapi bagi laki-laki juga bisa dilakukan.

Advertisement

"Terbukti, keberhasilan di Majalengka pun telah berdiri perhimpunan MOP," katanya.

Bentuk komitmen lainnya, kata dia, di antaranya tidak hanya bertumpu di satu sektor anggaran saja. Tetapi ribuan tenaga penyuluh KB pun dikerahkan baik di level kabupaten, kecamatan hingga desa untuk membantu pelayanan di Puskesmas, rumah sakit dan klinik swasta.

Ketika komitmen Pemkab Majalengka ditetapkan, tentunya harus menyeluruh kepada seluruh lini sektor kebijakan di bidang KB. Anggaran pun ditingkatkan, walaupun dalam masa Covid-19. "Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat bahwa KB harus menjadi kebutuhan karena menyangkut kesehatan, bukan hanya membatasi jumlah anak," imbaunya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Jaja Sumarja
PenulisJaja SumarjaSMA. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum dan kriminal, pemerintahan, pendidikan, seni, budaya serta isu lainnya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia