Indonesia dan Malaysia Lakukan Penandatanganan Kerjasama Bidang Kepabeanan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Malaysia terus mendorong komunikasi, kerja sama di bidang kepabeanan. Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati dan Menkeu Malaysia, Tengku Zafrul Tengku Abdul Azis, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang kerja sama Indonesia dan Malaysia terkait bantuan administrasi timbal balik bidang kepabeanan di Istana Bogor pada Rabu (10/11/2021) kemarin.
Dikutip dari siaran pers Kemenkeu pada Kamis (11/11/2021), nota Kesepahaman ini merupakan payung hukum yang diinisiasi Kastam Diraja Malaysia dan disambut baik oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Bea Cukai), Kementerian Keuangan.
Advertisement
“Gagasan ini disampaikan dalam Bilateral Meeting kedua Administrasi Kepabeanan ke-12 yang diselenggarakan di Melaka, Malaysia tahun 2014. Pada Agustus 2021 kedua belah pihak telah melakukan finalisasi dan menyepakati draft Nota Kesepahaman tersebut sehingga dapat ditandatangani oleh Menkeu masing-masing Negara,“ bunyi keterangan pers yang diterima TIMES Indonesia, Kamis (11/11/2021).
Menkeu RI Sri Mulyani dan Menkeu Malaysia Tengku Zafrul Tengku Abdul Azis pada hari ini, Kamis (11/11/2021) di kantor Kemenkeu. (Foto: Dok. Kemenkeu)
Ruang lingkup Nota Kesepahaman mencakup pertukaran data/informasi yang bersifat administratif dan intelijen, capacity building untuk kedua pihak serta mengakomodasi pertukaran informasi dengan menggunakan teknologi informasi. Badan Pelaksana Nota Kesepahaman ini adalah Bea Cukai dan Kastam Diraja Malaysia.
Kerja sama antara Indonesia dengan Malaysia di bidang kepabeanan sudah terjalin sejak lama. Salah satu bentuknya adalah Annual Bilateral Meeting yang diagendakan setiap tahun mulai dari tahun 2003. Pertemuan rutin tahunan ini merupakan pertemuan level Direktur Jenderal masing-masing Administrasi Kepabeanan sebagai forum diskusi isu-isu kepabeanan di kedua negara dan meningkatkan kerja sama yang ada.
Bentuk kerja sama lainnya adalah pengawasan bersama di wilayah perbatasan. Operasi di bidang pengawasan seperti Patroli Koordinasi Kastam Indonesia dan Malaysia (Patkor Kastima) dan joint task force on narcotics dilakukan secara berkesinambungan dan telah berhasil menggagalkan beberapa upaya pelanggaran hukum di bidang Kepabeanan.
Momentum penandatanganan Nota Kesepahaman ini diharapkan dapat menjadi landasan hukum atas kerja sama yang telah terjalin diantara kedua negara. Serta dapat membuka peluang kerja sama lainnya yaitu perdagangan lintas batas dan keuangan syariah. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan sinergi di dalam pengawasan perbatasan Indonesia-Malaysia hingga mewujudkan penurunan tingkat pelanggaran kepabeanan dan cukai.
Beberapa hasil kerja sama Indonesia dan Malaysia, khususnya Bea Cukai Kemenkeu Republik Indonesia dan Kastam Diraja Malaysia tersebut adalah menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal, seperti narkotika, barang bekas, barang yang dilarang dan dibatasi serta hasil hutan ilegal. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Deasy Mayasari |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |