Advertisement
Pemerintahan

Pemkot Probolinggo Mutasi 9 Pejabat, Ini Daftarnya

Pemkot Probolinggo, Jatim, melakukan mutasi sembilan pejabat eselon II dan III di ruang Command Center, kantor wali kota setempat, Senin (4/4/2022) siang. ... ...

TIMES Indonesia,
Pemkot Probolinggo Mutasi 9 Pejabat, Ini Daftarnya
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan oleh 9 pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkot Probolinggo (foto: Diskominfo)
A-AA+

PROBOLINGGO Pemkot Probolinggo, Jatim, melakukan mutasi sembilan pejabat eselon II dan III di ruang Command Center, kantor wali kota setempat, Senin (4/4/2022) siang.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan sembilan pejabat itu, dilakukan oleh Sekda drg. Ninik Ira Wibawati, didampingi Asisten Administrasi Umum Budiono Wirawan sebagai Saksi 1, dan Asisten Pemerintahan Gogol Sudjarwo, sebagai Saksi 2.

Advertisement

Setiorini Sayekti kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR).

Perempuan yang selama ini menjabat Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan itu, menggantikan Agus Hartadi.

Probolinggo-Mutasi-9-Pejabat-2.jpg

Agus Hartadi kini menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Probolinggo Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. 

Andre Nirwana Kusuma dilantik menjadi Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Sebelumnya ia menjabat sebagai Sekretaris pada Dinas PUPR.

Advertisement

Titik Widayawati dilantik menjadi Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol). Ia sebelumnya menjabat Kepala Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Probolinggo. 

Denny Bagus Erwanto dilantik menjadi Kepala Bagian Hukum. Setelah sebelumnya berada di posisi sebagai Kepala Bagian Umum pada Setda Kota Probolinggo.

Boedi Harjanto dilantik sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) setelah sebelumnya berada di Bakesbangpol di posisi yang sama sebagai sekretaris. 

Ninik menyampaikan, prosesi ini merupakan salah satu rangkaian penerapan sistem merit di lingkungan pemkot.

Menurutnya, dari sudut kepentingan organisasi, kegiatan ini bukan hanya sekadar menempatkan figur pegawai pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

"Penempatan seorang ASN dimaknai sebagai amanah yang harus diemban dengan baik. Namun, di sisi lain juga bermakna sebagai suatu tantangan yang dapat menjadi potensi pembinaan pola karier," katanya.

Probolinggo-Mutasi-9-Pejabat-3.jpg

Ia menjelaskan, pengembangan karier tak hanya dilakukan untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan. Melainkan lebih diutamakan untuk pembenahan dan pemantapan organisasi, dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pelayanan umum.

Dengan demikian, setiap pemindahan tugas jabatan diharapkan dapat memperkaya pengalaman setiap pegawai dalam beradaptasi di lingkungan strategis, yang berubah sedemikian cepat, menyesuaikan perkembangan zaman.

“Sebesar apapun amanah yang diberikan pada kita, harusnya kita pertanggungjawabkan kepada pihak yang memberi amanah," ujarnya.

Pemkot sendiri, menurutnya, memerlukan ASN yang dapat menghayati amanah dengan baik. Dan berkomitmen terhadap sumpah/janji jabatan untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab dalam membangun Kota Probolinggo.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo Wahono mengatakan, pelantikan adalah hal yang wajar dan sudah mendapat rekomendasi dari KSN.

“Semacam penyegaran lah. Nanti kita isi juga kekosongan yang lain secara bertahap,” katanya, di acara mutasi pejabat di lingkungan Pemkot Probolinggo. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muhammad Iqbal
PenulisMuhammad IqbalSarjana Komunikasi dan Penyiaran Islam (2009), serta Magister Pendidikan Agama Islam (2016) Universitas Nurul Jadid. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik di Probolinggo, Jawa Timur.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia