Gandeng Grab, OPOP Mart Ponpes Amanatul Ummah Diresmikan
Grab OPOP Mart, Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto diresmikan, Senin (11/4/2022). ...

MOJOKERTO – Grab OPOP Mart, Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto diresmikan, Senin (11/4/2022).

Grab One Pesantren One Product (OPOP) Mart merupakan swalayan yang menyediakan berbagai kebutuhan santri. Terdapat berbagai produk yang merupakan produk-produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Pondok Pesantren. Selain itu terdapat food court dan coffe shop di dalamnya.
Prosesi peresmian Grab OPOP Mart dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Asep Saifuddin Chalim.
Gubernut menjelaskan bahwa selama ini OPOP telah berupaya membangun kemandirian pesantren. Semenjak diresmikan tahun 2019, saat ini UKM binaan OPOP Jatim telah menyentuh angka 550 pesantren di Jawa Timur.
"Kita memiliki ekosistem, dimana ekosistem OPOP adalah santripreneur, pesantrenpreneur, sosiopreneur," ungkap Khofifah.

Gubernur menambahkan bahwa saat ini terdapat OPOP Mart yang berada di OPOP training center UNUSA. OPOP Mart ini sebagai pilot projeck untuk memantik Pondok Pesantren agar ikut serta membuka toko. Dengan begitu, distribusi dari produk yang dibuat santri bisa banyak dan beragam.
"Nah training center of OPOP ini saya berharap, Grab membantu penuh penguatannya. Tentang bagaimana managerial skill dari pengelolaan Grab OPOP Mart ini bisa menjadi bagian dari upaya membangun program kemandirian pesantren," terangnya.
Khofifah menambahkan bahwa latar belakang inisiasi Grab OPOP Mart ini setelah adanya proses yang cukup panjang. Salah satunya membangun jejaring komunikasi dengan perusahaan yang memiliki managerial yang baik. Grab menjadi mitra yang layak dalam hal ini.

"Inisiasi pertama Grab OPOP Mart ini yang dilaksanakan di Amanatul Ummah, akan menjadi bagian dari starting point kita untuk memberikan Grab OPOP Mart di tempat-tempat yang lain," jelasnya.
Menurut Khofifah, produk-produk di dalam Grab OPOP Mart ini perlu dilakukan peningkatan kualitas. Diantaranya dilakukan kurasi produk, standarisasi, hingga mendapatkan sertifikasi halal.
"Produk-produk ini, masih cukup banyak yang perlu dikurasi. Proses kurasi produk-produk pondok pesantren, standarisasi, sampai kemudian bisa mengakses sertifikasi halal," tegas Khofifah.
Khofifah berharap dengan diresmikannya OPOP Mart Ponpes Amanatul Ummah yang bermitra dengan Grab ini bisa meningkatkan kualifikasi produk-produk UKM binaan OPOP Jatim.
"Tentu kita berharap proses standarisasi produk pesantren melalui OPOP ini akan makin mendekati kualifikasi yang kira-kira bisa akan terpandu dia bisa masuk katalog Grab yang bisa diakses secara internasional," terangnya.
"Jadi jejaring-jejaring yang dimiliki Grab, Mudah-mudahan akan bisa dibangun untuk bisa diakses juga untuk OPOP, terutama Grab OPOP Mart," ucapnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

