Advertisement
Pemerintahan

Vaksinasi Booster Jadi Syarat Pencairan Tamsil untuk ASN Purbalingga

Vaksinasi booster atau vaksin dosis ketiga akan menjadi syarat pencairan Tamsil (Tambahan Penghasilan) bagi ASN di lingkungan Pemkab Purbalingga. ... ...

TIMES Indonesia,
Vaksinasi Booster Jadi Syarat Pencairan Tamsil untuk ASN Purbalingga
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat rapat koordinasi percepatan vaksinasi booster di Purbalingga. (FOTO: Kominfo for TIMES Indonesia)
A-AA+

PURBALINGGA Vaksinasi booster atau vaksin dosis ketiga akan menjadi syarat pencairan Tamsil (Tambahan Penghasilan) bagi ASN di lingkungan Pemkab Purbalingga.

Hal tersebut disampaikan Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat menyampaikan sambutan pada acara rapat koordinasi percepatan vaksinasi booster di Purbalingga, Selasa (12/4/2022) di Pendapa Dipokusumo Purbalingga.

Advertisement

Bupati mengatakan, ASN di lingkungan Pemkab Purbalingga yang berjumlah lebih dari 11 ribu yang baru menjalani vaksinasi lengkap sekitar 10 ribu lebih.

Hal tersebut menurut Bupati memerlukan kiat agar ASN di lingkungan Pemkab Purbalingga mau untuk melakukan vaksinasi lengkap sehingga prosentase capaian vaksinasi di Purbalingga meningkat.

Guna meningkatkan partisipasi vaksinasi ASN hingga 100 persen, Bupati menegaskan bahwa vaksinasi lengkap sampai dengan dosis ketiga sebagai syarat pencairan Tamsil bagi ASN.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menginstruksikan kepada Sekda untuk membuat edaran terkait hal tersebut sehingga diharapkan ASN akan ikut program vaksinasi sampai dengan sempurna.

“Ini adalah upaya-upaya kita agar Covid-19 di Purbalingga benar-benar hilang dan tidak menyebar secara luas,” ujarnya.

Advertisement

Selain itu, Bupati juga meminta kepada para pelaku wisata di Kabupaten Purbalingga untuk vaksinasi booster juga.

Hal tersebut untuk memberikan rasa aman kepada wisatawan saat libur idul fitri mendatang untuk terhindar dari penyebaran Covid-19.

Pemudik yang diperkirakan meningkat dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya juga diperkirakan akan memadati tempat wisata yang ada di Purbalingga.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menyoroti capaian vaksinasi khususnya dosis pertama yang belum mencapai 90 persen. Capaian dosis pertama baru mencapai 89,64 persen.

“Saya minta Satgas yang ada di Kecamatan memetakan Desa mana saja yang capaiannya masih rendah. Itu yang menjadi fokus dan prioritas,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Jusi Febrianto dalam kesempatan tersebut menyebutkan strategi yang dilakukan untuk memenuhi capaian selama Ramadan ini yaitu vaksinasi setelah sholat tarawih di beberapa titik.

Kemudian, Vaksinasi di pusat keramaian seperti pasar dan terminal sehingga sampai dengan akhir Ramadan capaian vaksinasi di Purbalingga akan terpenuhi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muchlas Hamidi
PenulisMuchlas HamidiBergabung dengan TIMES Indonesia sejah tahun 2020 Liputan : Sosial, Budaya, dan isu atau kejadian di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia