Pemerintahan

Melihat Digitalisasi Baznas Gresik, Bayar Zakat Bisa Nontunai

Rabu, 19 Oktober 2022 - 18:14 | 17.97k
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat mensimulasikan pembayarna zakat non tunai (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat mensimulasikan pembayarna zakat non tunai (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, GRESIK – Era digital membuat seluruh sektor mengikuti. Salah satunya Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Gresik, Jawa Timur yang melayani pembayaran zakat, infaq dan sedekah (ZIS) secara nontunai.

Selain menyalurkan zakat, masyarakat juga dapat memantau keuangan yang dikumpulkan Baznas secara transparan dan akuntabel.

Advertisement

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi langkah digitalisasi yang dilkukan lembaga pengumpul dan penyalur zakat milik pemerintah ini.

“Tentu ini butuh sinergi dengan baik. Agar memungut zakat dari Muzakki yang diberikan kepada Mustahiq bisa berjalan maksimal,” ucapnya saat launching Kantor Digital Baznas Gresik di Ruang Mandhala Bhakti Praja, Rabu (19/10/2022).

Bupati melanjutkan Gresik mewajibkan semua pegawai di lingkungan pemerintah daerah yang mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP), wajib menyalurkan zakatnya di Baznas Gresik. 

“TPP harus kita sisihkan zakat, semakin banyak zakat semakin banyak rejeki. Maka, dengan transformasi Baznas Gresik Kantor Digital. Tentu semakin mudah masyarakat dan pegawai membayar zakat,” paparnya. 

Dengan sistem digital ini, imbuh Gus Yani berharap ke depan Baznas Gresik bisa melayani dan ikut serta dalam membantu pemerintah menurunkan kemiskinan. 

“Saya mengajak kepada seluruh lembaga zakat, diberikan lokus kemiskinan ekstrem. Kedepan, tahun 2023 ada gotong royong membantu membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung,” tambahnya.

Bupati juga melakukan simulasi pembayaran ZIS dengan kantor digital. Pertama, buka aplikasi browser http://kabgresik.baznas.go.id.

Bupati-Gresik-2.jpgLanching Kantor Digital Bznas Gresik (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).

Kemudian, klik bayar zakat, isi data diri, jenis zakat/infaq dan nominal pembayaran yang diinginkan, kemudian pilih metode pembayaran yang diinginkan, dan klik bayar. 

Setelah itu, Muzakki langsung mendapatkan nomor virtual account (untuk pembayaran via bank) atau menggunakan e-money yang tersedia.

"Dan setelah pembayaran akan mendapatkan pesan WhatsApp otomatis dari sistem untuk bukti setor zakat," imbuh Bupati.

Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib mengatakan, kantor digital ini sebuah pelayanan yang sudah diterapkan oleh Baznas RI Pusat dan Jatim.

Melalui pembayaran via online yang langsung terhubung dengan server Baznas RI Pusat. Nantinya, dengan launching ini juga memudahkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di beberapa desa.

“Dengan pelayan online memudahkan penyaluran zakat oleh pembayar zakat (Muzakki Red) bisa Kapanpun, dan dimanapun bisa berzakat,” ucapnya. 

Dengan sistem itu, juga langsung tersambung di Website Sistem Manajemen Informasi Baznas (SIMBA) Baznas RI Pusat. 

“Penyaluran nantinya langsung dipantau Provinsi dan Pusat,” ujarnya. 

Ketua Baznas Jatim Moh Roziqi mengatakan, Baznas Gresik pada periode 2022-2027 mengawali program kantor digital dari beberapa Kota dan Kabupaten. 

“Kabupaten Gresik merupakan pertama mengawali launching kantor digital ini. Setelah Jatim melaunching,” ucapnya. 

Ketua Baznas RI Pusat Kolonel CAJ (Purn) Nur Chamdani mengapresiasi kinerja Baznas Gresik. Mengingat jelang akhir tahun ini, Baznas Gresik sudah mencapai target pendapatan dari Pusat. 

“Untuk itu, Baznas Gresik juga membantu NKRI turut serta menurunkan kemiskinan ekstrem di Indonesia khususnya Gresik,” ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES