Pemerintahan

Pemkab Bantul Raih 2 Penghargaan Inovasi Layanan Publik Tingkat Nasional

Kamis, 08 Desember 2022 - 21:51 | 28.22k
Bupati Bantul (tengah) bersama jajaran Disdukcapil dan Dinkes Bantul. (Foto: Totok Hidayat/TIMES Indonesia)
Bupati Bantul (tengah) bersama jajaran Disdukcapil dan Dinkes Bantul. (Foto: Totok Hidayat/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Prestasi membanggakan kembali berhasil diraih Pemkab Bantul, pada Penganugerahan Bersama Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi. Pemkab Bantul meraih Peringkat II Nasional Penyelenggaraan Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima Lingkup Disdukcapil Kabupaten/Kota Tahun 2022.

Pemkab Bantul juga meraih penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik tingkat Nasional melalui inovasi Sehat Karo Jamu (Seroja).

Advertisement

Kedua penghargaan untuk Pemkab Bantul tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Annas.

Asisten Bidang Administrasi Umum Pulung Haryadi yang mewakili Bupati Bantul menerima penghargaan tersebut. Bersama Kepala Disdukcapil dan Kepala Dinas Kesehatan Bantul, menyerahkan penghargaan kepada Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Kamis (8/12/2022) di ruang kerjanya.

Bupati Bantul memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih dua OPD ini. Torehan nilai yang sempurna untuk pelayanan di Dinas Dukcapil Bantul, harus menjadi motivasi untuk terus memperbaiki sistem layanan yang sudah berjalan. Sehingga dapat menjadi layanan yang paripurna bagi masyarakat.

Penghargaan dari pemerintah pusat diharapkan tidak membuat puas. Sebab penghargaan tertinggi dalam bidang layanan publik datang dari masyarakat. Penghargaan dari pemerintah harus jadi tantangan bagi OPD terkait untuk membuktikan. Bahwa mereka pantas menerima penghargaan tersebut.

"Pernyataan puas dari masyarakat, merupakan penghargaan tertinggi dalam bidang pelayanan publik," tegas Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Keberhasilan Disdukcapil meraih prestasi dalam bidang pelayanan publik harus menjadi motivasi bagi OPD lain, untuk terus meningkatkan layanan bagi masyarakat. Sehingga seluruh pelayanan publik di jajaran Pemkab Bantul dapat meraih predikat layanan prima.

Sementara untuk Dinas Kesehatan Bantul prestasi ini merupakan yang kedua. Setelah sebelumnya berhasil meraih prestasi serupa pada tahun 2021 lewat inovasi (Gelimasjiwo) Gerakan Peduli Masyarakat Sehat Jiwo. Inovasi karya Puskesmas Kasihan 2 Bantul.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berharap, prestasi dalam bidang inovasi menjadi sebuah tradisi. Sebagai bagian untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Sebab dengan terus berinovasi, menunjukan pelayanan bagi masyarakat berjalan dinamis. Sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman.

Ia menyatakan memberikan dukungan penuh, setiap OPD-nya hendak mengikuti kompetisi. Seperti pada Top Inovasi Pelayanan Publik tahun ini. Bupati turun langsung mempresentasikan inovasi Seroja yang diusung Bantul.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Rahardjo  menjelaskan, Seroja merupakan inovasi yang berupaya menyehatkan masyarakat. Dengan cara mengintegrasikan layanan kesehatan di puskesmas. Menggunakan jamu yang secara empirik dan ilmiah memberikan manfaat untuk kesehatan masyarakat.

Selain memberikan manfaat dari sisi kesehatan, pengembangan jamu di Bantul juga memiliki dampak ekonomi. Melalui pengolahan jamu menjadi produk yang lebih praktis. Baik dari sisi kemasan maupun cara mengkonsumsi sehingga dapat diterima semua kalangan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES