Pemerintahan

Presiden RI Jokowi Minta Yudo Margono Jaga Netralitas di Pemilu 2024

Senin, 19 Desember 2022 - 16:46 | 31.18k
Laksamana Yudo Margono setelah resmi dilantik oleh Presiden Jokowi (Joko Widodo) sebagai Panglima TNI. (FOTO: Setkab RI)
Laksamana Yudo Margono setelah resmi dilantik oleh Presiden Jokowi (Joko Widodo) sebagai Panglima TNI. (FOTO: Setkab RI)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Laksamana Yudo Margono resmi dilantik oleh Presiden Jokowi (Joko Widodo) sebagai Panglima TNI, Senin (19/12/2022) di Istana Negara, Jakarta. Kepala Negara pun memberikan beberapa pesan dan arahan kepada pengganti Jenderal Andika Prakasa tersebut.

"Baru saja kita lantik Laksamana TNI Yudo Margono, sebagai Panglima TNI. Dan saya sudah (memberikan) pesan," katanya dilihat TIMES Indonesia dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (19/12/2022).

Advertisement

Pertama, Kepala Negara minta, TNI wajib menjaga kedaulatan NKRI. Yang kedua, menjaga persatuan Indonesia. Kemudian yang ketiga, yakni meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada TNI. "Yang sekarang ini sudah paling tinggi, kepercayaan ini harus dijaga terus dengan profesionalisme di tubuh TNI," jelasnya.

Selain itu, Presiden Jokowi meminta kepada Panglima TNI yang baru agar institusi yang dipimpinnya bisa menjaga netralitas di Pemilu 2024 nanti. Hal itu agar TNI tidak ikut ditarik dalam urusan politik praktis.

"Yang paling penting menjaga netralitas TNI agar tidak ketarik-tarik ke politik praktis. Dan pentingnya sinergi TNI dan Polri dalam menjaga kondusifitas negara kita, itu penting, stabilitas politik, stabilitas keamanan itu penting, dalam rangka pembangunan ekonomi kita dalam kondisi ketidakpastian global," ujarnya.

Diberitakan TIMES Indonesia sebelumnya, Yudo Margono resmi dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Panglima TNI di Istana Negara. Pelantikan tersebut berdasarkan Keppres Nomor 91/TNI Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI yang ditetapkan di Jakarta tanggal 19 Desember 2022.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945," kata Yudo Margono mengucapkan sumpah di depan Presiden Jokowi.

"Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undang dengan seluruhnya demi derma bakti saya kepada bangsa dan negara," jelasnya.

 Ia juga berjanji akan menjalankan tugas serta menjunjung tinggi etika jabatan sebagai panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Prakasa.

"Saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sumpah prajurit," katanya.

Prosesi selanjutnya adalah penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan jabatan serta penyerahan tongkat Komando Panglima TNI kepada Yudo Margono. 

Harta Kekayaan Yudo Margono

Ia terbilang pejabat yang rajin melaporkan harta kekayaannya kepada KPK katanya. Dikutip dari laman resmi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), ia tercatat setiap tahunnya menyerahkan laporan jumlah kekayaan ke lembaga antirasua tersebut.

Lapor harta Yudo terakhir tahun 2021. Hartanya tercatat mencapai Rp17,97 miliar. Rinciannya, tanah dan bangunan senilai Rp10,45 miliar, alat transportasi dan mesin senilai Rp 1,6 miliar, harta bergerak lainnya senilai Rp 365 juta, serta kas senilai Rp 5,32 miliar.

Kendaraan yang dimiliki oleh Yudo Margono antara lain Motor merek Honda tahun 2010 senilai Rp 10 juta, Mobil Toyota Fortuner JEEP tahun 2013 senilai Rp 300 juta, Mobil Mitsubishi Pajero Sport Jeep tahun 2010 Rp310 juta, Motor merek Honda tahun 2013 nilainya Rp10 juta. 

Ia memang tak banyak mengoleksi kendaraan, bahkan sejak 2013 ia melaporkan tak pernah beli kendaraan. Baru kemudian pada 2021 dia menebus Mobil Toyota Alphard 2.5G AT senilai Rp1 miliar.

Kebanyakan hartanya berasal dari bidang tanah dan bangunan. Dia memiliki 51 bidang tanah yang tersebar di berbagai daerah. Mayoritas terletak di Jawa Barat dan Banten. Tapi beberapa di Jawa Timur dan Papua. Ia melaporkan seluruh harta tanah dan bangunan senilai Rp10 miliar lebih. (*)
 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES