Pemerintahan

Kebut Pemulihan Mobilitas Warga, Pemkab Banyuwangi Bangun dan Perbaiki 52 Jembatan Sepanjang 2023

Selasa, 14 November 2023 - 17:02 | 27.66k
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meninjau pembangunan jembatan. (Foto: Laila Yasmin/TIMES Indonesia)
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meninjau pembangunan jembatan. (Foto: Laila Yasmin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Di tengah fokus pemerintah kabupaten Banyuwangi dalam pembangunan infrastruktur, jembatan menjadi salah satu prioritas utama. Tahun 2023 menjadi tahun yang penuh dedikasi untuk membangun dan memperbaiki 52 jembatan yang tersebar di seluruh wilayah Bumi Blambangan. Dalam jumlah tersebut, 10 di antaranya merupakan jembatan yang mendapat perhatian khusus sebagai bagian dari rekonstruksi pasca bencana.

Hingga saat ini, progres pembangunan dan perbaikan jembatan telah mencapai angka menggembirakan, dengan 47 jembatan yang telah rampung. Termasuk beberapa jembatan yang mengalami putus akibat banjir pada akhir tahun sebelumnya.

Salah satu contohnya adalah Jembatan Sutri di Kecamatan Banyuwangi, dengan panjang mencapai 10,7 meter, serta Jembatan Desa Kalibaru Wetan Kecamatan Kalibaru yang memiliki panjang 11 meter. Jembatan Desa Kajarharjo Kecamatan Kalibaru, dengan panjang 5 meter. Jembatan Gumuk di Desa Paspan dengan panjang 12 meter. Serta jembatan di Desa Sumber Jambe Kecamatan Pesanggaran dengan panjang 14 meter. Jembatan-jembatan ini kini siap digunakan oleh masyarakat setempat.

“Alhamdulillah beberapa jembatan yang putus akibat bencana banjir pada 2022 lalu, kini bisa digunakan kembali oleh warga,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Selasa (14/11/2023).

Dengan progres yang telah dicapai, Bupati memastikan bahwa jembatan yang masih dalam tahap pengerjaan akan diselesaikan sesuai target akhir tahun ini.

Pihaknya optimis bahwa pembangunan dan perbaikan lima jembatan yang masih dalam proses pengerjaan, seperti Jembatan Desa Pondok Nongko hingga Jembatan Desa Kajarharjo, akan tuntas pada bulan Desember mendatang.

“Jembatan putus langsung kami masukkan perencanaan 2023, karena jembatan itu kan penting, memperpendek jarak perjalanan. Kalau tidak segera diperbaiki, mengganggu mobilitas warga. Dan alhamdulillah, yang putus dan rusak kemarin sudah kita perbaiki,” kata Ipuk.

Ditambahkan Plt Kepala Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman, Suyanto Waspotondo, saat ini terdapat lima jembatan masih dalam proses pengerjaan yang ditargetkan rampung Desember mendatang. Rata-rata progress-nya sudah di atas 70 persen.

“Karena batas targetnya selesainya untuk semua pembangunan jembatan pada 15 Desember. Jadi kami pastikan semuanya selesai sesuai tenggat waktu tersebut,” ujar Yayan, sapaan akrabnya.

Lima jembatan tersebut adalah jembatan Desa Pondok Nongko Kecamatan Kabat. Jembatan Desa Banjarwaru Kecamatan Kalipuro. Jembatan Dusun Gunung Remuk Kecamatan Kalipuro. Jembatan Desa Gumuk Candi Kecamatan Songgon. Jembatan Desa Kajarharjo Kecamatan Glenmore.

Yayan melanjutkan, untuk 2023 ini Dinas PU total melakukan pembangunan dan perbaikan sebanyak 52 jembatan, terdiri atas pembangunan dan rekontruksi 43 jembatan, dan 9 pemeliharaan jembatan.

“Kalau untuk jalan, total tahun ini pemkab melakukan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 222,139 km,” tutupnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES