Pemerintahan

Kemendes PDTT Launching Metaverse Manunggal Jaya di Magelang

Selasa, 30 April 2024 - 23:14 | 31.08k
Acara launching Metaverse Manunggal Jaya, sekaligus tasyukuran atas diselesaikannya program Matching Fund 2023 Kedaireka yang digelar Kemendesa PDTT (Foto: Kemendes PDTT)
Acara launching Metaverse Manunggal Jaya, sekaligus tasyukuran atas diselesaikannya program Matching Fund 2023 Kedaireka yang digelar Kemendesa PDTT (Foto: Kemendes PDTT)

TIMESINDONESIA, MAGELANG – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar acara launching Metaverse Manunggal Jaya, sekaligus tasyukuran atas diselesaikannya program Matching Fund 2023 Kedaireka.

Acara launching yang digelar di Tourist Information Center dan Kebun Buah Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Selasa (30/4/2024).

Sebagaimana diketahui, program Matching Fund 2023 Kedaireka melibatkan Kementerian  Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan Kementerian Desa PDTT, Universitas Muhammadiyah Magelang dan Pemerintah Kabupaten Magelang.

Wakil Menteri Desa PDTT Prof. Dr. Paiman Raharjo mengatakan Kementerian Desa PDTT mempunyai tugas untuk mendorong BUMDesa yang telah berbadan hukum untuk mengembangkan aktivitas ekonomi sehingga dapat meningkatkan pendapatan baik untuk unit usaha maupun masyarakat di desa.

"Inovasi platform Metaverse untuk level BUMDesa bersama yang di buat di KPPN Manunggal Jaya merupakan pelopor unit jenis usaha ekonomi digital," kata Prof. Dr. Paiman Raharjo saat memberikan sambutan.

Ia menuturkan, ekonomi digital merupakan kegiatan yang melibatkan teknologi digital sebagai proses kunci bisnis yang lebih efisien dan diharapkan dapat terus berinovasi demi mendorong pertumbuhan ekonomi.

Platform Metaverse yang telah diselesaikan oleh Universitas Muhammadiyah Magelang merupakan fase satu yang akan menjadi trigger pengembangan konsep ecotourism selanjutnya.

"Masih diperlukan fase selanjutnya dan terbuka kesempatan dimitrakan dengan berbagai stakeholder," jelasnya. 

Keterlibatan Kemendesa di KPPN Manunggal Jaya sudah dilakukan sejak 2016 dengan berbagai afirmasi yang masuk ke KPPN Manunggal Jaya. Kegiatan yang dilakukan saat ini telah menjadi pelopor ekonomi pariwisata digital (ecotourism) metaverse.

"Kami berharap, berbagai aset yang kemendesa sudah berikan mohon dirawat dan dimanfaatkan secara optimal. Jangan sampai menjadi asset yang rusak dan tidak bermanfaat," imbuhnya.

Untuk diketahui, pendanaan Metaverse Manunggal Jaya bersumber dari lima pihak dengan total nominal Rp 811.127.000 yang terdiri atas Ditjen Direktorat Vokasi Kemendikbudristek (Program Matching Fund Kedaireka), Ditjen PEID Kemendesa, Bappeda Litbangda Kab. Magelang, Desa Karangrejo dan Tanjungsari, serta Universitas Muhammadiyah Magelang.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk mencoba Metaverse Manunggal Jaya dapat mengunjungi Kecamatan Borobudur khususnya di Desa Karangrejo, atau dapat menghubungi BUMDesma Manunggal Jaya Borobudur melalui akun Instagram @bumdesmamanunggaljaya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES