Pemerintahan

Hari Buruh, Bupati Mojokerto Ingatkan Buruh Tingkatkan Kompetensi Kinerja

Rabu, 01 Mei 2024 - 19:22 | 15.74k
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati pada saat memberangkat rombongan buruh yang akan mengumandangkan aspirasinya di Surabaya, Rabu (1/5/2024). (FOTO: Dok. Kominfo)
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati pada saat memberangkat rombongan buruh yang akan mengumandangkan aspirasinya di Surabaya, Rabu (1/5/2024). (FOTO: Dok. Kominfo)

TIMESINDONESIA, MOJOKERTO – Ratusan buruh di Kabupaten Mojokerto memperingati Hari Buruh Internasional (May Day 2024) dengan menggelar aksi unjuk rasa ke Grahadi, Surabaya.

Rabu (1/5/2024) para buruh berkumpul di Ngoro Industri Persada (NIP), Ngoro, Kabupaten Mojokerto sebelum menyuarakan aspirasinya di Gedung Grahadi. 

Para buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Metal Indonesia (FSMI) ini akan menyampaikan tiga isu utama. Pertama, kesejahteraan buruh. Kedua, mencabut UU Omnibus Law. Ketiga, menolak upah murah. Keempat, hapus sistem outsourcing. Kelima, wujudkan Perda Jatim tentang sistem jaminan pesangon. 

Isu kesejahteraan mencakup upah. Tahun 2024 Upah Minimun Kabupaten (UMK) Mojokerto menembus Rp 4.624.787/bulan. Sedangkan tahun 2023 di angka Rp 4.504787/bulan. Kendati ada peningkatan kesejahteraan buruh menjadi persoalan yang tak kunjung selesai. 

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati berkesempatan memberangkatkan massa aksi ini. Ikfina Fahmawati berpesan agar para buruh di Bumi Majapahit bisa meningkatkan kompetensinya dalam bekerja. Sehingga, peningkatan kompetensi kinerja berbanding lurus dapat peningkatan kesejahteraan.

"Semoga para buruh semakin bisa meningkatkan kompetensi, eksis sebagai pekerja yang layak untuk dibayar tinggi dan meningkat kesejahteraannya," ucapnya, Senin (1/5/2024).

Bupati Mojokerto juga mengimbau kepada rombongan buruh agar tidak ragu untuk menyuarakan aspirasinya. Disamping agar tetap menjaga kekompakan, keselamatan, dan keamanan.

"Saya minta tolong buruh Kabupaten Mojokerto harus kompak, saling mendukung, saling menjaga satu sama lain. Selamat menempuh perjalanan dan selamat berjuang," pungkasnya.

Keberangkatan buruh ini dikawal oleh 435 personel gabungan TNI, Polri, Satpol-PP, dan Dinas Perhubungan. Personel terbanyak berasal dari unsur Polri dengan jumlah 350 personil. Mereka siap menjaga ketertiban massa. 

“Pengawalan ini kami berikan agar massa buruh yang akan melaksanakan aksi di Surabaya tertib dan terkendali," terang Wakapolres Mojokerto Kompol Yulie Khrisna. 

Pengawalan aparat gabungan ini akan dimaksimalkan hingga sore hari. Sampai para buruh kembali ke Bumi Majapahit. “Pulangnya juga kita kawal, agar pulang dengan selamat,” pungkasnya. 

Kondisi Ketenagakerjaan Kabupaten Mojokerto 

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Mojokerto menyentuh angka 4,67% di tahun 2024. Angka tersebut setara dengan 30.219 jiwa penduduk. Sedangkan jumlah penduduk Kabupaten Mojokerto adalah 1.134.915 jiwa penduduk yang tercatat di tahun 2022.

Sementara, Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Kabupaten Mojokerto mengalami kenaikan. Jumlah angkatan kerja pada Agustus 2023 sebanyak 647.752 jiwa. Angka itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 646.778 jiwa atau terjadi kenaikan 974 jiwa. 

UMK Kabupaten Mojokerto tahun 2024 menyentuh angka Rp 4.624.787. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya hanya Rp 4.504.787. Hal ini berdasarkan Surat keputusan Gubernur Jatim nomor 188/656/KPTS/013/2023 tentang UMK di Jawa Timur tahun 2024. (d)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES