Pemerintahan

Bakesbangpol Banyuwangi Ajak Masyarakat Mewariskan Nilai Pancasila Sejak Dini

Senin, 13 Mei 2024 - 16:45 | 14.01k
Kepala Sub Bidang (Kasubid) Ideologi Pembauran Nasrodin sedang mambuka kegiatan Road Show pendidikan dan pengembangan wawasan kebangsaan. (Foto : Anggara Cahya/TIMES Indonesia)
Kepala Sub Bidang (Kasubid) Ideologi Pembauran Nasrodin sedang mambuka kegiatan Road Show pendidikan dan pengembangan wawasan kebangsaan. (Foto : Anggara Cahya/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Banyuwangi (Bakesbangpol Banyuwangi), Jawa Timur, menggelar Roadshow pendidikan dan pengembangan wawasan kebangsaan, dalam upaya mengimplementasikan karakter nilai Pancasila sejak dini pada anak.

Kegiatan Bakesbangpol Banyuwangi yang bertajuk ‘Menanamkan Nilai-Nilai Karakter Pancasila Pada Anak Sejak Usia Dini’ itu, digelar di Aula TK Khadijah 25 Tegalsari, Kecamatan Gambiran, pada Senin (13/5/2024).

Tidak main-main, untuk memastikan acara tersebut benar-benar berbobot, kali ini Bakesbangpol Banyuwangi mengundang hadirkan narasumber dari Akademisi yaitu Dosen Universitas Banyuwangi (Uniba) Miskawi M,Pd. dan Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispedik) Banyuwangi Dr. Alfian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bakesbangpol Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono,M,si. melalui Kepala Sub Bidang (Kasubid) Ideologi Pembauran Nasrodin mengatakan, mengimplementasikan karakter yang terkandung nilai Pancasila pada anak sejak dini tersebut adalah hal yang penting dilakukan.

“Diharapkan masyarakat bisa mulai mengimplementasikan pendidikan karakter Pancasila pada anak-anak mereka,” kata Nasrodin.

Lebih jauh, dengan acara ini anak-anak memiliki pondasi yang kuat dalam berkarakter dan berperilaku. Sehingga anak tidak mudah terpengaruh oleh budaya-budaya luar yang kini mudah saja merubah pola kepribadian anak hanya melalui smartphone.

“Minimal anak-anak sejak kecil sudah mempunyai karakter Pancasila, dan bisa mengurangi pengaruh karakter dari luar yang tidak sesuai dengan norma kita,” ungkapnya.

Dalam giat sosialisasi penanaman karakter Pancasila tersebut, Miskawi selaku narasumber menjelaskan terkait pengembangan wawasan kebangsaan. Miskawi sendiri yang merupakan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan anggota Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) berharap agar anak-anak dapat bertahan dalam gempuran era modern.

“Kita ingin mulai dari bahasa hingga tata krama yang telah diterapkan dan membudaya di Indonesia tetap menjadi identitas bangsa kita,” ujar Miskawi dalam forum.

Sementara itu, Sekdin Dispendik Banyuwangi Alfian menerangkan dalam sosialisasi tersebut, terkait dari perspektif bagaimana cara mendidik anak dalam penerapan nilai-nilai Pancasila di lingkungan.

Menurutnya, orang tua, pengajar dan lingkungan merupakan faktor yang mempengaruhi cara anak belajar. Untuk itu dengan memberikan wawasan pengembangan Pancasila pada orang tua dan pengajar, mereka diharapkan mampu menerapkannya dalam lingkungan rumah. “Membuat hal yang menarik dengan memasukkan unsur kebangsaan bisa menjadi upaya terbaik dalam membentuk karakter anak,” kata Alfian. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES