Pemerintahan

Dukung Peternak Ayam Kabupaten Blitar, Mak Rini Berangkatkan Mobilisasi Jagung

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:05 | 12.37k
Bupati Blitar, Rini Syarifah menghadiri kegiatan serah terima mobilisasi jagung petani. (Foto: Pemkab Blitar)
Bupati Blitar, Rini Syarifah menghadiri kegiatan serah terima mobilisasi jagung petani. (Foto: Pemkab Blitar)

TIMESINDONESIA, BLITARBupati Blitar Rini Syarifah menghadiri kegiatan serah terima Mobilisasi Jagung Petani. Acara yang difasilitasi Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI ini mewujudkan kehadiran negara mendukung ketahanan pangan, khususnya kebutuhan pakan ternak di sentra ternak ayam Kabupaten Blitar.

Mobilisasi Jagung Petani ini  dari Kabupaten Bima, NTB untuk peternak di Blitar, Kediri, Tulungagung dan Trenggalek . Acara  bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja Kabupaten Blitar pada Kamis, 16 Mei 2024. Acara serah terima ini dihadiri oleh Direktur Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Bapanas RI, Sekretaris Daerah, Kepala OPD serta perwakilan asosiasi peternak.

Mak Rini, sapaan akrab Bupati Blitar, menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Bapanas RI dan Pemerintah Kabupaten Bima, NTB yang telah membantu kerjasama dalam pengadaan jagung bagi para peternak di Kabupaten Blitar.

Saat ini telah didistribusikan jagung sebanyak 73.927 kg dari Kabupaten Bima. Ini juga merupakan bukti bahwa negara hadir untuk para peternak ayam.

"Saya berharap, jagung ini dapat didistribusikan dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal guna memenuhi kebutuhan peternak. Dan kedepan kita tetap bisa menjalin kerjasama dengan Bima, kita membantu menyerap jagung dari sana yang saat ini ada panen raya jagung." ujar Mak Rini.

Bupati-Blitar-2.jpg

Pemerintah, tegas Mak Rini, terus berkomitmen untuk mendukung para petani jagung dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraannya dengan melalui berbagai program. Seperti penyediaan pupuk bersubsidi, bantuan benih unggul, dan pembangunan infrastruktur pertanian. Serta peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan)  Kabupaten Blitar,  Eko Susanto melaporkan,  
populasi ternak ayam layer (petelur) di Kabupaten Blitar Tahun 2023 sebanyak 15.926.411 ekor dengan total produksi 141.027,4 ton per tahun.  
Dengan populasi sebanyak itu, kebutuhan jagung sebagai bahan pakan ternak bagi peternak Blitar mencapai 900 ton per hari. 

Sementara, hasil produksi jagung di Kabupaten Blitar berdasarkan data tahun 2023 sebesar 244.588 ton per tahun. Kekurangan stok jagung bagi peternak ayam di Kabupaten Blitar kerapkali menjadi faktor yang berpotensi menaikkan harga telur di pasaran. 

Dengan adanya mobilisasi jagung petani ini, Disnakkan Pemkab Blitar akan menindaklanjuti kerjasama dengan Pemda Bima untuk MoU. Kemudian dilanjutkan B to B untuk para peternak Kabupaten Blitar. 

"Tidak berhenti dengan Pemda NTB saja, tapi kami akan bekerja sama dengan daerah-daerah lain penghasil jagung. Ini agar stok pakan ayam bagi sentra produksi telur di Kabupaten Blitar stabil dan aman. Sehingga saling support ini menjaga produk-produk ternak ayam, agar dampak inflasi  yang menganggu perekonomian nasional bisa diminimalisir," pungkasnya. (adv)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES