Pemerintahan

Jember Peringkat Kedua Jumlah DP4 Terbanyak yang Melakukan Perekaman e-KTP

Senin, 20 Mei 2024 - 14:51 | 10.80k
ilustrasi - E Ktp (FOTO: mnctrijaya.com)
ilustrasi - E Ktp (FOTO: mnctrijaya.com)

TIMESINDONESIA, JEMBER – Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim) menempati peringkat kedua terbanyak dalam hal Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) yang telah melakukan perekaman e-KTP di Jatim.

Diketahui, DP4 Kabupaten Jember yang telah memiliki e-KTP hingga saat ini sebanyak 55.095 jiwa.

Jember tepat di bawah Surabaya yang jumlah DP4 yang melakukan perekaman e-KTP sebanyak 88.291 jiwa.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dam Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember Isnaini Dwi Susanti mengatakan hal tersebut karena tingginya animo pemilih pemula atau generasi Z Jember untuk melakukan perekaman e-KTP.

Tidak hanya itu, Isnaini mengatakan bahwa hal tersebut juga dipengaruhi oleh dukungan berbagai pihak seperti sekolah-sekolah, pihak kecamatan hingga desa yang mendorong masyarakat, khususnya pemuda untuk melakukan perekaman e-KTP.

"Jadi sebetulnya apa yang kami capai itu karena ada kolaborasi yang cantik dan bagus antara teman-teman dispendukcapil, pemerintah kecamatan, sekolahan. Dimana kepala sekolah mengizinkan kami untuk melaksanakan perekaman setiap satu minggu kami adakan jemput bola. Sehingga dengan itu kami melakukan perekaman tiga kali dalam satu hari selama satu minggu," ujar Isnaini kepada awak media usai mengikuti Upacara Hari Kebangkitan Bangsa di Alun-alun Jember, Senin (20/5/2024).

Perempuan yang akrab disapa Santi ini, juga menyebutkan bahwa pihaknya akan terus melakukan perekaman e-KTP untuk Gen Z, karena masih banyak yang belum melakukan perekaman.

"Saya yakin masih ada, karena target kami tidak berhenti di sana saja. Sebab di umur 17 tahun itu jalan terus. Oleh karena itu, kami terus semangat untuk memberikan e-KTP kepada pemula dengan cara mengadakan perekaman," jelas Santi.

Selain Gen Z, Dispendukcapil Jember juga menyasar para lanjut usia (lansia) yang belum memiliki e-KTP.

"Di samping itu juga, kami menyasar lansia yang tidak memiliki e-KTP, sehingga kami kasihan kalau mereka sakit. Sehingga kami terus kejar ke desa untuk melakukan perekaman di kantor desa. Dengan memberikan surat ke desa sudah berapa lansia yang memiliki e-KTP dan yang belum. Jadi kami datangi desa itu," terangnya.

Disinggung kecamatan mana yang warganya paling banyak melakukan perekaman e-KTP, Santi mengatakan bahwa Kecamatan Wuluhan lah yang paling banyak melakukan perekaman data e-KTP.

"Yang sering melakukan perekaman itu, Kecamatan Wuluhan. Sebetulnya kami berharap sekali kepada kecamatan untuk setiap hari melakukan perekaman, minimal 50 orang sehari," imbuhnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES