Otorita IKN Siapkan Ekowisata di Kawasan Inti Nusantara

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) tengah menyiapkan sejumlah kawasan ekowisata di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara. Selain Miniatur Hutan Tropis yang saat ini digunakan sebagai lokasi penanaman pohon bagi tamu penting, dalam tiga tahun ke depan, berbagai destinasi ekowisata baru akan dibangun di sekitar area tersebut.
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengembangkan ekowisata berbasis konservasi dan edukasi yang akan menjadi daya tarik bagi wisatawan sekaligus memperkuat identitas Nusantara sebagai kota hijau dan berkelanjutan.
Advertisement
Glamping, Taman Anggrek, dan Taman Safari
Salah satu proyek yang tengah direncanakan adalah kawasan kemping mewah (glamping) yang akan menjadi bagian dari wisata warisan (heritage tourism). Selain itu, OIKN juga akan membangun Taman Pusat Anggrek di lahan seluas 67 hektare, yang saat ini sudah masuk dalam tahap lelang.
Selain itu, Taman Safari Indonesia juga akan hadir di Nusantara dengan luas area 225 hektare. Pengerjaan proyek ini ditargetkan dimulai akhir tahun ini dan diperkirakan selesai dalam waktu dua tahun.
"Pembangunan kawasan ekowisata ini akan berdekatan dengan Miniatur Hutan Tropis di pusat Kota Nusantara," jelas Basuki, Jumat (14/2/2025).
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen OIKN dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Nusantara, sekaligus memperkuat konsep Forest City yang diusung oleh ibu kota baru Indonesia.(*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Imadudin Muhammad |
Publisher | : Sofyan Saqi Futaki |