RPJMD Purbalingga 2025-2029 Dorong Penguatan Ekonomi, Infrastruktur, Birokrasi, dan SDM Unggul

TIMESINDONESIA, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menetapkan empat fokus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. RPJMD Purbalingga tersebut yakni penguatan ekonomi rakyat, percepatan pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Keempat aspek ini menjadi landasan untuk mewujudkan visi pembangunan lima tahun ke depan, yaitu "Akselerasi Pembangunan Kolaboratif untuk Purbalingga Mandiri dan Sejahtera".
Advertisement
Hal tersebut disampaikan Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, dalam Rapat Paripurna DPRD Purbalingga dengan Agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2024, Nota Kesepakatan Rancangan Awal (Ranwal) RPJMD 2025-2029, serta penyampaian empat Raperda.
Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Purbalingga, HR Bambang Irawan, dan dihadiri oleh Bupati Fahmi Muhammad Hanif, Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, Wakil Ketua serta anggota DPRD, dan jajaran OPD, Senin (24/3/2025).
Bupati Fahmi menegaskan bahwa pembangunan ekonomi menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan memperkuat sektor UMKM, pertanian, dan pariwisata agar lebih berdaya saing. Scaling bisnis UMKM, pengembangan smart farming, serta promosi wisata berbasis komunitas,” katanya.
Pemerintah daerah juga akan berupaya menarik lebih banyak investasi dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif. “Juga akan dilakukan pelatihan kompetensi yang menunjang karier di era dunia digital dan membuka lapangan kerja melalui job fair,” tambahnya.
Selain sektor ekonomi, pembangunan infrastruktur menjadi perhatian serius dalam RPJMD 2025-2029. Pemerintah Kabupaten Pubalingga menargetkan peningkatan aksesibilitas wilayah, pengembangan hunian layak, serta perbaikan fasilitas publik.
“Kami meyakini kualitas infrastruktur yang mantap menjadi prasyarat untuk menggerakkan pilar#pilar pembangunan lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, reformasi birokrasi dan pelayanan publik menjadi pilar ketiga dalam RPJMD 2025-2029.
Pemerintah akan mewujudkan efisiensi, akuntabilitas dan transparansi pelayanan publik yang diwujudkan dengan menerapkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus keempat yang tidak kalah penting.
Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan keterampilan tenaga kerja agar lebih kompetitif di era digital. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Deasy Mayasari |
Publisher | : Sholihin Nur |