Advertisement
Pemerintahan

Pemkab Malang Akan Bangun Alun-Alun Pada 2027, Estimasi Anggaran Rp 150 Miliar

Pemkab Malang berencana mulai membangun alun-alun Kabupaten Malang pada tahun 2027.

TIMES Indonesia,
Pemkab Malang Akan Bangun Alun-Alun Pada 2027, Estimasi Anggaran Rp 150 Miliar
Bupati Malang bersama jajaran dan anggota Dewan Kabupaten Malang saat meninjau lokasi yang akan dibangun alun-alun, Kamis (7/5/2026). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Pemerintah Kabupaten Malang (Pemkab Malang) berencana mulai membangun alun-alun Kabupaten Malang pada tahun 2027. Lokasi yang dipilih adalah di kawasan selatan Stadion Kanjuruhan sebagai bagian dari pengembangan ruang terbuka publik di pusat pemerintahan Kabupaten Malang.

Sebagai langkah konkret atas pembangunan fasilitas umum itu, Bupati Malang HM Sanusi bersama jajaran Pemkab Malang dan juga beberapa anggota DPRD Kabupaten Malang meninjau lokasi lahan  yang akan digunakan sebagai alun-alun, Kamis (7/5/2026).

Advertisement

Menurut Sanusi, lahan yang disiapkan untuk pembangunan alun-alun mencapai sekitar 3 hektare. Sebagian berasal dari aset kawasan stadion, sementara sisanya akan dilakukan pembebasan lahan milik warga yang saat ini masih berupa area persawahan.

“Yang lahannya sudah ada sementara 1,1 hektar dan 1,5 hektar. Sama akan tambah 1 hektar lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, pembangunan alun-alun sempat direncanakan berada di depan Kantor Bupati Malang di Jalan Panji, Kepanjen. Namun rencana itu batal direalisasikan karena tingginya biaya pembebasan lahan di kawasan tersebut.

“Disana terlalu banyak biayanya, sehingga dalam situasi efisiensi APBD tidak akan mampu bangun. Padahal tuntutan masyarakat, ini sudah dua kali periode ini harus selesai. Maka atas persetujuan Dewan, dipindah ke sini,” jelas Sanusi.

Ia menambahkan, pembangunan alun-alun nantinya akan dianggarkan melalui APBD Kabupaten Malang tahun 2027. Lokasi baru dinilai lebih siap karena berada di kawasan yang sudah terintegrasi dengan fasilitas publik lainnya.

Advertisement

“Kalau untuk anggaranya nanti akan kita anggarkan pada APBD 2027. Kalau di sini, ini ready. Sehingga nanti masyarakat yang ingin cari rekreasi atau istirahat sudah ready semua. Langsung nyambung,” katanya.

Pemkab Malang memperkirakan kebutuhan anggaran pembangunan alun-alun mencapai sekitar Rp150 miliar. Konsep yang disiapkan akan mengedepankan ruang terbuka hijau dan area istirahat masyarakat, mirip dengan konsep alun-alun modern di sejumlah daerah, termasuk Kota Malang.

Keberadaan alun-alun baru ini diharapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus ruang publik representatif bagi warga Kabupaten Malang, khususnya di wilayah Kepanjen sebagai ibu kota kabupaten. (*)


Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia