Advertisement
Pemerintahan

BGN Usulkan Pemotongan Anggaran MBG, Menkeu Purbaya: Cukup Signifikan

BGN mengusulkan pemotongan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menkeu Purbaya menyebut nilai penghematan yang diajukan cukup signifikan.

TIMES Indonesia,
BGN Usulkan Pemotongan Anggaran MBG, Menkeu Purbaya: Cukup Signifikan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Dok Kemenkeu)
A-AA+

JAKARTA Anggaran MBG (Makan Bergizi Gratis) berpotensi mengalami pemotongan setelah Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan langkah penghematan kepada pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa usulan tersebut datang langsung dari Kepala BGN dan nilainya disebut cukup signifikan.

Purbaya mengatakan dirinya telah menerima laporan dari Kepala BGN terkait rencana efisiensi anggaran program prioritas pemerintah tersebut. Namun, ia belum mengungkapkan besaran pemotongan yang diajukan.

Advertisement

“Usulan itu datang dari Kepala BGN sendiri, bukan dari saya,” kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Kendala Pengawasan Jadi Alasan Evaluasi

Menurut Purbaya, BGN mengaku menghadapi tantangan dalam melakukan pengawasan program di berbagai daerah. Karena itu, Kementerian Keuangan menawarkan dukungan melalui jaringan kantor vertikal yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kemenkeu berencana membantu memantau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara berkala. Dengan keterlibatan tersebut, pemerintah berharap pengawasan penggunaan anggaran dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Purbaya menegaskan, jika ditemukan pelaksanaan yang tidak sesuai ketentuan, maka evaluasi hingga penghentian operasional dapat dilakukan.

Realisasi Anggaran MBG Baru 26,3 Persen

Berdasarkan data APBN Kita yang dipaparkan pemerintah pada Juni 2026, realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis hingga Mei 2026 mencapai Rp88,15 triliun.

Advertisement

Dana tersebut telah digunakan untuk melayani sekitar 63,13 juta penerima manfaat melalui 29.670 SPPG di berbagai daerah.

Meski jumlah penerima terus meningkat, penyerapan anggaran bulanan justru mengalami penurunan. Belanja MBG pada Mei tercatat Rp13,5 triliun, lebih rendah dibandingkan April yang mencapai Rp19,66 triliun dan Maret sebesar Rp16,37 triliun.

Sementara itu, jumlah penerima manfaat naik dari 62 juta orang pada April menjadi 63,1 juta orang pada Mei 2026.

Program Prioritas dengan Anggaran Rp335 Triliun

Pemerintah mengalokasikan total Rp335 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis sepanjang 2026. Dengan realisasi Rp88,15 triliun hingga Mei, tingkat penyerapan anggaran baru mencapai sekitar 26,3 persen.

Rencana penghematan yang diusulkan BGN diperkirakan akan menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat pengawasan pelaksanaan program di lapangan.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizal Dani P
PenulisRizal Dani PSarjana Ekonomi Manajemen Universitas Merdeka Malang (2022). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia