Advertisement
Pemerintahan

Tinjau Infrastruktur Pendidikan dan Jembatan di Pelosok Desa, Bupati Probolinggo Beri Atensi Khusus

Dalam rangkaian agenda "Ngantor di Kecamatan" yang dipusatkan di Kecamatan Gading, Bupati Probolinggo, Gus Haris, beserta rombongan turun langsung wilayah terpencil. Mereka meninjau kondisi infrastruktur vital pascabencana banjir bandang.

TIMES Indonesia,
Tinjau Infrastruktur Pendidikan dan Jembatan di Pelosok Desa, Bupati Probolinggo Beri Atensi Khusus
Gus Haris Bupati Probolinggo bersama Kepala Dinas Pendidikan Hari Cahyono saat meninjau kondisi bangunan SD yang memilukan. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)
A-AA+

PROBOLINGGO Dalam rangkaian agenda "Ngantor di Kecamatan" yang dipusatkan di Kecamatan Gading, Bupati Probolinggo, Gus Haris, beserta rombongan turun langsung wilayah terpencil. Mereka meninjau kondisi infrastruktur vital pascabencana banjir bandang.

Kunjungan ini difokuskan pada dua infrastruktur utama di pelosok desa tersebut, yakni fasilitas Sekolah Dasar (SD) dan jembatan penghubung di Desa Betek Taman.

Advertisement

Sebagai urat nadi mobilitas warga, kondisi jembatan di Desa Betek Taman menjadi salah satu prioritas tinjauan. Gus Haris didampingi oleh jajaran terkait mengecek langsung kondisi jembatan dan TPT yang telah dibangun usai diterjang banjir bandang.

Selain akses jalan dan jembatan, atensi khusus dan paling besar dari orang nomor satu di Kabupaten Probolinggo ini tertuju pada kondisi bangunan SD yang turut terdampak banjir. Gus Haris secara langsung berkeliling meninjau ruang-ruang kelas dan fasilitas belajar mengajar.

Dalam kunjungannya tersebut, Gus Haris memberikan penekanan kuat mengenai potret dan nasib pendidikan di wilayah pelosok desa. Ia menginstruksikan agar perbaikan fasilitas pendidikan yang rusak harus masuk dalam skala prioritas utama penanganan.

Baginya, anak-anak yang berada di kawasan terpencil berhak mendapatkan infrastruktur pendidikan yang layak, aman, dan nyaman dalam kondisi apa pun.

“Kita harus memastikan anak-anak kita di pelosok desa tetap bisa belajar dengan baik. Kondisi infrastruktur pendidikan di daerah pinggiran tidak boleh luput dari perhatian dan merupakan atensi khusus kami, apalagi setelah terdampak bencana," tegas Gus Haris di sela-sela peninjauannya.

Advertisement

Agenda blusukan di Desa Betek Taman ini merupakan rangkaian program "Ngantor di Kecamatan Gading". (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Abdul Jalil
PenulisAbdul JalilJurnalis Muda wilayah Probolinggo yang telah bergabung bersama TIMES Indonesia sejak tahun 2020. Fokus peliputan pada Pemerintahan, Politik, Sosial dan Budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia