Advertisement
Pemerintahan

Indonesia dan Belarus Teken Nota Kesepahaman Kerja Sama Bidang Kebudayaan

Menbud Fadli Zon menyepakati kerja sama kebudayaan antara Indonesia dan Belarus untuk memperkuat diplomasi budaya dan soft power di kancah internasional.

TIMES Indonesia,
Indonesia dan Belarus Teken Nota Kesepahaman Kerja Sama Bidang Kebudayaan
Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat penandatanganan Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Bidang Kebudayaan RI - Belarus. (Foto: ANTARA/HO-Biro Pers, Media dan Sekretariat Presiden)
A-AA+

JAKARTA Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Belarus resmi menandatangani Memorandum Saling Pengertian (MSP) tentang Kerja Sama di Bidang Kebudayaan. Kesepakatan ini diharapkan dapat melahirkan berbagai program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak.

“Melalui kerja sama ini, kita ingin mempertemukan para seniman, pekerja budaya, museum, lembaga seni, akademisi, dan komunitas kreatif kedua negara untuk saling belajar, berkarya, dan berinovasi. Inilah esensi diplomasi budaya, membangun kedekatan antarmasyarakat yang pada akhirnya memperkuat hubungan antarnegara," ujar Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Advertisement

Fadli berharap implementasi MSP ini akan melahirkan program-program nyata yang memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan budaya di kancah dunia. Kerja sama ini menjadi landasan penting bagi pengembangan kemitraan kebudayaan yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan saling menguntungkan, sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat (people-to-people relations).

Lebih lanjut, Fadli menjelaskan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat diplomasi budaya serta mendongkrak kekuatan halus (soft power) Indonesia di panggung internasional.

“Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia terus memperkuat diplomasi budaya sebagai salah satu pilar hubungan internasional. Kebudayaan merupakan sumber soft power Indonesia yang mampu membangun kepercayaan, mempererat persahabatan, serta membuka ruang kerja sama yang saling menguntungkan dengan berbagai negara,” tambahnya.

Cakupan kesepakatan ini tergolong luas, meliputi pengembangan jejaring antarlembaga seni pertunjukan seperti teater, perfilman, museum, hingga organisasi seniman. Selain itu, kedua negara menyepakati pertukaran pameran museum, partisipasi dalam festival film internasional, serta peningkatan kapasitas pekerja budaya lewat lokakarya dan residensi.

Sektor pelindungan, dokumentasi, dan restorasi warisan sejarah juga menjadi poin utama. Kerja sama ini pun menyasar penguatan di bidang cerita rakyat, seni rupa, tari dan musik tradisional, hingga industri kerajinan tangan.

Advertisement

Guna memastikan implementasi berjalan efektif, Indonesia dan Belarus akan membentuk Kelompok Kerja Bersama (Joint Working Group). Tim ini bertugas memfasilitasi, memantau, mengevaluasi, sekaligus merumuskan program kerja berkala. Nota kesepahaman ini berlaku selama lima tahun ke depan dan dapat diperpanjang secara otomatis berdasarkan kesepakatan bersama. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia