BPS: Lebih dari 5 Juta Wisatawan Kunjungi Kabupaten Malang Sepanjang 2025
Sektor pariwisata Kabupaten Malang mencatat kinerja positif sepanjang 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang mencatat sebanyak 5.002.852 wisatawan berkunjung ke berbagai destinasi wisata di wilayah tersebut selama satu tahun.
MALANG – Sektor pariwisata Kabupaten Malang mencatat kinerja positif sepanjang 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang mencatat sebanyak 5.002.852 wisatawan berkunjung ke berbagai destinasi wisata di wilayah tersebut selama satu tahun.
Kepala BPS Kabupaten Malang, Erny Fatma Setyoharini, mengatakan mayoritas pengunjung merupakan wisatawan nusantara. Meski demikian, kunjungan wisatawan mancanegara juga menunjukkan tren yang cukup baik.
"Berdasarkan data BPS Kabupaten Malang, total kunjungan wisatawan ke Kabupaten Malang pada tahun 2025 mencapai 5.002.852 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 4.951.506 wisatawan nusantara dan 51.346 wisatawan mancanegara," ujar Erny.
Data BPS menunjukkan, wisatawan domestik masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan ke Kabupaten Malang dengan porsi lebih dari 99 persen dari total wisatawan. Sementara itu, sebanyak 51.346 wisatawan mancanegara turut berkunjung ke berbagai destinasi wisata yang tersebar di Kabupaten Malang.
Selain mencatat jumlah kunjungan tahunan, BPS juga merilis tiga bulan dengan tingkat kunjungan wisatawan tertinggi selama 2025.
Posisi pertama ditempati April dengan total 714.410 wisatawan. Tingginya kunjungan pada bulan tersebut dipengaruhi momentum libur Hari Raya Idulfitri yang mendorong peningkatan aktivitas wisata.
Selanjutnya, Juli menjadi bulan dengan kunjungan tertinggi kedua, yakni sebanyak 517.964 wisatawan. Periode ini bertepatan dengan musim libur sekolah yang dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata.
Sementara itu, Desember menempati urutan ketiga dengan 512.860 wisatawan. Lonjakan kunjungan terjadi seiring libur Natal dan Tahun Baru yang menjadi salah satu puncak musim wisata setiap tahunnya.
Menurut BPS Kabupaten Malang, tingginya angka kunjungan tersebut menunjukkan sektor pariwisata daerah masih menjadi salah satu penggerak ekonomi yang penting. Kabupaten Malang memiliki beragam destinasi unggulan, mulai dari wisata pantai di kawasan selatan, pegunungan, air terjun, agrowisata, hingga jalur menuju kawasan Gunung Bromo.
Data tersebut juga memperlihatkan bahwa momentum libur panjang masih menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, kesiapan infrastruktur, aksesibilitas, serta kualitas layanan di destinasi wisata dinilai menjadi aspek penting untuk menjaga tren pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Malang pada tahun-tahun mendatang. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


