Advertisement
Pendidikan

Seniati 2018 Tampilkan Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan

Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri (SENIATI) akan kembali digelar tahun ini. Berbeda dengan tahun sebelumnya, SENIATI 2018, Institut Teknologi Nasional

TIMES Indonesia,
Seniati 2018 Tampilkan Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan
Ketua pelaksana Seniati, Dr Nelly Budiharti (FOTO: Humas ITN for TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri (SENIATI) akan kembali digelar tahun ini. Berbeda dengan tahun sebelumnya, SENIATI 2018, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mengangkat tema “Green Technology and Sustainable Innovation”.

Ketua Pelaksana, Dr Nelly Budiharti mengatakan kegiatan rutin dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITN Malang ini diharapkan menjadi wadah para akademisi, praktisi, masyarakat pemerhati di bidang teknologi industri, pemerintahan dan industri dalam menyampaikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang teknologi industri.

Advertisement

"Kami berharap muncul ide-ide dalam bidang pendidikan, keilmuwan berkelanjutan," kata Nelly.
 
Ia mengatakan, seminar ini dilatarbelakangi munculnya industri manufaktur dan jasa yang mengakibatkan konsekuensi pada meningkatnya dampak polusi.

Sebagai institusi pendidikan,  ITN Malang, ingin turut serta mengatasi permasalahan dengan pengembangan teknologi ramah lingkungan berupaya merespon dengan mengadakan kegiatan SENIATI 2018.

"Ini juga sebagai sarana pengembangan riset dan penerapannya di bidang teknologi industri dalam upaya pengembangan teknologi yang ramah lingkungan," tambahnya.

Sebagai informasi, dalam seminar ini akan menghadirkan tiga keynote speakers, Dr Wawan Rusiawan, Direktur Riset dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Prof.Ir.I.N.G. Wardana, Peneliti bidang Advance Technology dan peraih penghargaan tingkat dunia, dan Prof. Erry Yulian Triblas Adesta, PhD, Profesor dan Dekan Fakultas Teknik, Universitas Islam Internasional Malaysia. 

"Acara akan digelar Sabtu, 3 Februari 2017, di Kampus II ITN Malang," ungkapnya.

Advertisement

Wanita yang menjabat Kaprodi Teknik Industri S1 ini, mengatakan ada sebanyak 185 pemakalah yang sudah terverifikasi. Makalah tidak hanya dari kalangan dosen, peneliti, dan praktisi namun juga mahasiswa.

Semua peserta tersebut berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, diantaranya Jayapura, Palembang, Riau, Makassar, dan Kalimantan. Peserta ini terdiri dari akademisi, peneliti juga dari perusahaan dan publik. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia