Ratusan Santriwati MTs Attanwir Talun Antusias Ikuti Diklat Jurnalistik Dasar
Diklat

BOJONEGORO – Diklat "Jurnalistik Dasar", begitulah tema yang diusung oleh santriwati Pondok Pesantren (Pon-Pes) Attanwir Talun Sumberejo, Bojonegoro, Jawa Timur.
Santriwati yang tergabung dalam Organisasi Santri Attanwir (OSA) tersebut hari ini, Jumat (28/12/2018) menggelar diklat yang dipusatkan di Gedung MTs di sekolahan tersebut.
Dalam diklat jurnalistik dasar ini, pengurus OSA masa kidmat 2018-2019 menghadirkan satu narasumber dari Desa/Kecamatan Bubulan, Bojonegoro, Sutopo (27) yang saat ini aktif berkontribusi di salah satu media dengan wilayah liputan di Bojonegoro.

Dihadapan puluhan siswa kelas III dan 1 Intensif (Int) Madrasah Tsanawiyyah (MTs), Pria asal Desa Bubulan ini memaparkan terkait apa itu jurnalistik. Dengan pengalaman lapangan yang diperoleh selama ini, Sutopo dengan suka hati Ikhlas membagikan ilmu bidang kepenulisan tersebut.
"Tujuan saya agar adek-adek tingkat MTs sudah paham ilmu jurnalistik sejak dini," katanya kepada TIMES Indonesia.
Selain itu, beberapa materi juga disampaikan Sutopo, satu di antaranya, pengertian berita, cara mengenali dan membuat berita. Santriwati siswi juga dikenalkan kriteria berita yang punya kualitas layak dikonsumsi.
"Ya semoga santri bisa berkarya dan menyalurkan ide kreatifnya melalui tulisan," begitu kata Sutopo menambahkan.
Senada dengan Sutopo, Ema Fatmawati sebagia guru pembina pada diklat tersebut berharap setelah kegiatan, santriwati punya wawasan lebih di bidang ke-jurnalistik-an.
"Setelah mengikuti diklat, semoga santriwati Attanwir Talun bisa aktif menulis dan bisa berkarya semacam menulis di buletin, opini atau membuat berita," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


