Advertisement
Pendidikan

SPP Gratis untuk Pelajar Mojokerto Diyakini Tingkatkan Kualitas Pendidikan

SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) gratis yang digelontorkan oleh Pemprov Jatim pada pelajar SMA/SMK negeri Kabupaten/Kota Mojokerto dinilai begitu positif oleh pihak sekolah. Hal itu dikarenakan, dapat membantu dan mendukung jalannya pendidikan menjadi

TIMES Indonesia,
SPP Gratis untuk Pelajar Mojokerto Diyakini Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Siswa SMA Mojokerto. (FOTO: Istimewa)
A-AA+

MOJOKERTO SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) gratis yang digelontorkan oleh Pemprov Jatim pada pelajar SMA/SMK negeri Kabupaten/Kota Mojokerto dinilai begitu positif oleh pihak sekolah. Hal itu dikarenakan, dapat membantu dan mendukung jalannya pendidikan menjadi lebih baik.

"Sangat membantu untuk operasional sekolah," kata Kasek SMAN 1 Kota Imam Wahyudi Rabu (25/9/2019).

Advertisement

Kepada TIMES Indonesia, Imam mengatakan, di lembaga yang dipimpinnya tersebut, uang SPP yang sudah masuk rekening sekolah akan digunakan untuk berbagai kebutuhan khusus sekolah. Salah satunya kegiatan pembelajaran, ekstra kurikuler, penyelenggaraan, mengikuti kompetisi, penyediaan alat atau media pembelajaran.

"Juga seperti pengadaan, pemeliharaan atau perawatan sarana prasarana dan lingkungan sekolah. (Anggarannya) langsung masuk rekening sekolah lewat Bank Jatim. Di sekolah kami yakni mendapat Rp 267 jutaan," jelasnya.

Kepala SMKN Dlanggu, Suharto juga menyampaikan hal senada. Menurutnya, SPP gratis yang dicanangkan Gubernur Jawa Timur adalah program yang sangat bagus karena dapat meringankan beban masyarakat khususnya yang tidak mampu.

"Tujuan utama dari program ini adalah agar di Jawa Timur tidak ada lagi anak yang tidak bisa sekolah karena terkendala biaya," katanya.

Namun demikian, khususnya untuk SMK SPP gratis tidak serta merta tidak ada biaya sama sekali. Ini karena di SMK ada beberapa rangkaian ujian khususnya ujian kompetensi keahlian yang biayanya tidak sedikit.

Advertisement

"Artinya sekolah masih diperbolehkan untuk menarik biaya untuk kebutuhan yang berhubungan dengan kegiatan pembelajaran. Misalnya untuk uji kompetensi melalui lembaga sertifikasi profesi. Atau yang lain-lain," ujarnya.

Sebelumnya, pihak Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Kabupaten/Kota Mojokerto menjelaskan, bahwa pencairan BPOPP perdana tahun 2019 yakni sebesar Rp 9,3 miliar. Itu sebagai pengganti iuran SPP. Akan tetapi, SPP gratis tersebut masih diberikan untuk lembaga SMA/SMK negeri saja. Sedangkan untuk SMA/SMK swasta masih belum dicairkan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Ramli
PenulisMoh RamliPasca Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (2023). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia