D3 Kehumasan Transportasi Udara UMC, Jurusan Unik dan Satu-satunya di Dunia
Program Studi D3 Kehumasan Transportasi Udara, Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menjadi program studi unik dan satu-satunya di Indonesia bahkan dunia. Program studi ini merupakan penggabungan dua rumpun disiplin ilmu yaitu ilmu komun

CIREBON – Program Studi D3 Kehumasan Transportasi Udara, Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menjadi program studi unik dan satu-satunya di Indonesia bahkan dunia. Program studi ini merupakan penggabungan dua rumpun disiplin ilmu yaitu ilmu komunikasi dan ilmu praktisi tentang transportasi udara.
Hal itu diungkapkan Monica, Manajer Corporate Communication and Service Support Fakultas Vokasi, Jurusan D3 Kehumasan Transportasi Udara UMC. Ia mengatakan perkuliahan merupakan bagian dari pendidikan yang mungkin beberapa dari kita sedang atau pernah tempuh.
Jurusan yang makin banyak terbuka memungkinkan lowongan pekerjaan yang akan didapatkan pun menjadi besar. Saat ini, banyak lapangan pekerjaan yang membutuhkan orang yang bisa berkomunikasi cakap di segala aspek industri.

Menurut Monica, sektor industri penerbangan di Indonesia juga sedang maju pesat-pesatnya sehingga membutuhkan tenaga kerja yang sangat handal di bidang komunikasi di transportasi udara.
Perempuan yang pernah bekerja di maskapai Sriwijaya Air ini menyatakan jika di D3 KTU UMC ini mahasiswa bisa langsung spesifik mempelajari bagaimana berkomunikasi, bagaimana mengelola manajemen transportasi udara, dan mendapatkan keahlian secara spesifik.
"Seperti bisa tahu secara praktis seluruh aspek aspek pekerjaan yang di pelajari secara umum di transportasi udara," kata Monica saat di wawancarai TIMES Indonesia. Jumat (13/3/2020).

Tak hanya itu, lanjut Monica, mahasiswa D3 KTU UMC secara soft skill juga akan dididik sebagai orang yang bisa berkomunikasi dengan cara yang baik.
"Leadershipnya dilatih, manajemennya dilatih, kemudian mental berkerjanya juga dilatih. Dan yang paling penting adalah bagaimana mahasiswa bisa berkomunikasi melayani customer ataupun berinteraksi pada saat bekerja," ujar Monica.
Ia menjelaskan alasan lain UMC membuka program studi D3 Kehumasan Transportasi Udara yaitu aspek sumber daya manusianya harus bersertifikat dan berijazah.
"Nah itu harus disiapkan. Untuk itu prodi ini di bawah naungan Fakultas Vokasi agar lebih mengedepankan skill-skill pelatihan di dunia penerbangan sehingga lulusanya memiliki modal ijazah dan siap bekerja " terangnya.

Monica menambahkan, jika selama ini kelas penerbangan setingkat perguruan tinggi hanya mengambil disiplin ilmu manajemen yang dikolaborasikan dengan disiplin ilmu penerbangan. Padahal, disiplin ilmu apapun semuanya ada di penerbangan - mulai teknik mesin, informatika, akuntansi hingga ke manajemen.
"Namun di D3 KTU UMC lebih mengedepankan Kehumasan atau Ilmu Komunikasi yang secara khusus diterapkan di banyak bandara Indonesia maupun di maskapai. Karena itulah jurusan ini hanya ada satu-satunya di Indonesia yaitu di UMC dan sudah terakreditasi B oleh BAN PT sehingga peluang kerja pun terbuka lebar," tukasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

